Bukan Cuma Kulit, Otot Wajah Kini Jadi Perhatian dalam Perawatan Anti-Aging Wanita Paruh Baya

Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:00 WIB
Dari Perawatan Kulit ke Otot, Tren Baru Perawatan Anti-Aging untuk Perempuan Paruh Baya (Dok. Istimewa)
BACA 10 DETIK
  • Perawatan anti-aging kini bergeser dari permukaan kulit menuju struktur bawah kulit termasuk otot wajah.
  • PT Regenesis Indonesia mencatat puluhan juta perempuan paruh baya di Indonesia menciptakan kebutuhan besar terhadap perawatan estetika.
  • WonderFace menghadirkan teknologi Neuromuscular Stimulation dan Radiofrequency untuk merawat otot serta jaringan kulit wajah secara menyeluruh.

Pendekatan yang lebih personal menjadi salah satu hal yang semakin diperhatikan dalam perawatan estetika. Pasalnya, kebutuhan setiap orang tidak selalu sama. Area wajah yang mengalami perubahan, kondisi otot, hingga tujuan perawatan dapat berbeda antara satu pasien dan lainnya.

WonderFace memiliki dua platform teknologi yang independen dan dapat digunakan secara terpisah, yakni Neuromuscular Stimulation (NMS) untuk memberikan stimulasi pada otot wajah serta Radiofrequency (RF) untuk perawatan jaringan kulit.

Dokter kemudian dapat menentukan modalitas yang digunakan berdasarkan kondisi, kebutuhan, serta tujuan perawatan masing-masing pasien. Dengan demikian, perawatan dapat diarahkan sesuai kebutuhan, baik ketika fokusnya berada pada otot maupun kulit.

Dari sisi penelitian, perhatian terhadap stimulasi otot wajah juga terus berkembang. Salah satu studi terkontrol terhadap 108 perempuan melaporkan bahwa stimulasi otot wajah selama 12 minggu dikaitkan dengan peningkatan ketebalan otot zygomaticus major sebesar 18,6%, serta laporan mengenai perbaikan firmness, tone, dan lift wajah.

Penelitian lain terhadap perempuan Asia juga melaporkan adanya perbaikan pada elastisitas kulit, kerutan, sagging, garis senyum, dan kontur rahang setelah delapan minggu stimulasi otot wajah.

Meski demikian, penelitian tersebut menggunakan protokol dan perangkat stimulasi neuromuskular tertentu dan bukan merupakan penelitian klinis terhadap WonderFace. Karena itu, hasil penelitian tersebut tidak dapat dianggap sebagai klaim langsung mengenai efektivitas WonderFace.

Bagi perempuan paruh baya yang mulai melihat perubahan bentuk maupun kekencangan wajah, pendekatan ini dapat menjadi salah satu pilihan yang diperbincangkan bersama dokter. 

Terlebih, kebutuhan perawatan wajah pada usia tersebut bisa berbeda dengan kebutuhan kulit di usia yang lebih muda. Pada akhirnya, konsep anti-aging tidak hanya berbicara mengenai kulit yang terlihat lebih halus. 

Struktur wajah secara keseluruhan juga menjadi bagian yang mulai diperhatikan dalam perkembangan estetika modern.

"Beauty banyak dilihat dari apa yang tampak di permukaan. WonderFace mengajak kita melihat lebih dalam, karena wajah yang terlihat youthful bukan hanya tentang kulit yang tampak bagus, tetapi juga tentang struktur yang bekerja di bawahnya," tutup Emmy.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com