- Kulit mengelupas saat memakai bedak padat bisa mengganggu hasil makeup.
- Ada beberapa faktor yang dapat memicu kulit bersisik dan pecah.
- Kondisi kulit dan produk kosmetik perlu diperhatikan untuk memahami penyebabnya.
1. Gunakan Pelembap Secara Rutin
Pelembap menjadi langkah utama untuk mengatasi kulit kering dan bersisik. Pilih produk yang sesuai dengan kondisi kulit dan mengandung bahan pelembap, seperti gliserin, ceramide, atau asam hialuronat.
Untuk kulit yang sangat kering, pelembap bertekstur krim umumnya lebih efektif mempertahankan kelembapan dibandingkan loton yang lebih ringan. Oleskan secara lembut setelah mencuci muka ketika kulit masih sedikit lembap.
2. Hentikan Eksfoliasi Sementara
Hindari penggunaan scrub, peeling, atau produk eksfoliasi yang membuat kulit semakin perih dan mengelupas. Mengangkat serpihan kulit secara paksa justru berisiko memperburuk iritasi.
Biarkan kulit pulih terlebih dahulu sebelum kembali menggunakan produk eksfoliasi.
3. Pilih Pembersih Wajah yang Lembut
Gunakan pembersih wajah yang tidak membuat kulit terasa kesat atau tertarik setelah mencuci muka. Hindari air yang terlalu panas dan keringkan wajah dengan menepuk-nepuknya menggunakan handuk bersih.
4. Beri Jeda Sebelum Memakai Bedak Padat
Setelah mengoleskan pelembap, tunggu sampai produk meresap sebelum melanjutkan ke makeup. Cara ini membantu mengurangi penumpukan produk ketika beberapa lapisan skincare dan kosmetik digunakan bersamaan.
Jika kulit masih mengelupas cukup parah, sebaiknya kurangi penggunaan makeup sementara.
5. Aplikasikan Bedak dengan Tipis
Saat kondisi kulit sudah membaik, aplikasikan bedak padat secara perlahan menggunakan spons yang bersih. Tekan lembut pada kulit dan hindari menggeser spons berulang kali, terutama di area yang mudah kering.
Gunakan bedak secukupnya dan hindari menumpuk lapisan untuk menutupi bagian yang pecah. Jika produk tertentu selalu membuat kulit terasa perih atau semakin mengelupas, hentikan penggunaannya.
6. Periksa Kembali Produk Skincare dan Makeup
Perhatikan apakah masalah muncul setelah mencoba produk baru atau mengganti rutinitas skincare. Periksa kandungan produk dan hentikan sementara produk yang dicurigai memicu reaksi.
Pilih produk yang diformulasikan untuk kulit sensitif jika kulit mudah mengalami iritasi. Label fragrance-free dapat menjadi pertimbangan, tetapi tidak menjamin produk pasti cocok untuk setiap orang.