- Nuswantara mengadakan acara Road to OGFC Jakarta pada 23–25 Oktober 2026 untuk mengembangkan pariwisata olahraga Indonesia.
- Pengembang memanfaatkan gim digital dan inisiatif kebugaran wanita bernama HERSIDE guna mempromosikan berbagai destinasi wisata nusantara.
- Kegiatan tersebut berpotensi menggerakkan ekonomi lokal melalui kerja sama dengan agen perjalanan, hotel, dan UMKM daerah.
Suara.com - Olahraga kini tak hanya menjadi daya tarik untuk menonton pertandingan, tetapi juga bisa menjadi pintu masuk untuk mengenal destinasi wisata. Mulai dari mengikuti kegiatan lari bersama komunitas, mencoba aktivitas kebugaran, hingga bermain gim digital bertema pariwisata, berbagai pengalaman tersebut membuka peluang baru bagi pengembangan sport tourism di Indonesia.
Konsep wisata berbasis olahraga ini dapat menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas, bukan hanya penggemar klub atau penonton pertandingan. Komunitas olahraga, perempuan, penggemar gim, hingga pelaku industri perjalanan berpotensi terlibat dalam ekosistem yang menghubungkan aktivitas olahraga dengan pariwisata dan ekonomi kreatif.
Pendekatan tersebut menjadi salah satu gagasan dalam rangkaian Road to OGFC Jakarta pada 23–25 Oktober 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari perjalanan menuju OGFC Unite pada April 2027 ini mengangkat tema Beyond the Game: Turning Sports & Digital Engagement into Tourism and Local Economic Impact.
Melalui rangkaian tersebut, sejumlah pihak mengeksplorasi cara menghubungkan olahraga, komunitas, teknologi digital, dan promosi destinasi Indonesia.
Founder sekaligus CEO Nuswantara, Hanzela Calista Kusumamenggala, mengatakan komunitas memiliki peran penting dalam membangun keterlibatan masyarakat di luar kegiatan utama olahraga.
Menurut dia, pengembangan sport tourism tidak harus terbatas pada komunitas sepak bola atau penggemar klub tertentu. Komunitas lari, kebugaran, wellness, dan gaming juga dapat menjadi bagian dari pengalaman tersebut.
Ketika komunitas mendapat ruang untuk berpartisipasi dan berkolaborasi, kegiatan olahraga berpotensi berkembang menjadi pengalaman yang lebih luas, termasuk perjalanan wisata dan aktivitas ekonomi di destinasi.
Gaming Jadi Alternatif Promosi Destinasi
Salah satu pendekatan yang dijajaki dalam rangkaian Road to OGFC Jakarta adalah penggunaan permainan digital untuk memperkenalkan destinasi wisata Indonesia.
Nuswantara bersama perusahaan pengembang gim Digital Lab mengembangkan OGFC Nuswantara Games. Permainan ini mengangkat sejumlah destinasi, antara lain Labuan Bajo, Bali, Lombok, Borobudur, Danau Toba, dan Jakarta.
Melalui latar permainan tersebut, destinasi Indonesia diperkenalkan dengan pendekatan interaktif yang dekat dengan kebiasaan komunitas gaming. Pengalaman digital ini juga membuka peluang untuk mengeksplorasi kolaborasi dengan merek dan produk konsumen.
Meski demikian, pengembangan lebih lanjut, termasuk integrasi produk dan mekanisme komersial, masih mengikuti rancangan permainan serta kesepakatan pihak terkait.
Pemanfaatan gim sebagai media promosi menawarkan pendekatan berbeda dari promosi pariwisata konvensional. Destinasi tidak hanya ditampilkan melalui materi promosi, tetapi dapat menjadi bagian dari pengalaman yang dinikmati pengguna saat bermain.
Perempuan dan Wellness dalam Sport Tourism
Pengembangan sport tourism juga dapat melibatkan kelompok yang lebih beragam melalui aktivitas olahraga dan wellness.