- Sunscreen berfungsi melindungi kulit dari bahaya radiasi sinar ultraviolet.
- Ketidakcocokan formula sunscreen dapat memicu berbagai masalah kulit seperti rasa perih, kemerahan, ruam, dan gatal.
- Kenali ciri-ciri sunscreen yang tidak cocok dan hentikan pemakaian jika kondisi semakin parah.
Suara.com - Menggunakan sunscreen atau tabir surya adalah langkah wajib dalam rutinitas perawatan harian demi melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV).
Sunscreen mengandung senyawa aktif yang berfungsi untuk proteksi permukaan kulit dari bahaya paparan radiasi sinar ultraviolet, baik dari sinar matahari maupun dari dalam ruangan.
Kendati demikian, tidak semua produk tabir surya bersahabat dengan kondisi kulit seseorang. Salah memilih formula sunscreen justru bisa memicu berbagai masalah baru yang mengganggu penampilan dan kesehatan kulit.
Berikut adalah 7 ciri-ciri sunscreen yang dipakai tidak cocok untuk kulit dan tipsnya.
1. Kulit Terasa Perih, Panas, atau Cekit-cekit
Sensasi terbakar atau rasa perih yang muncul tidak lama setelah produk diaplikasikan menandakan kandungan bahan aktif di dalam sunscreen menolak toleransi kulit.
Hal ini kerap terjadi akibat reaksi alergi terhadap chemical sunscreen atau zat pewangi tambahan. Hentikan pemakaian jika kondisi semakin parah.
2. Wajah Mendadak Kemerahan atau Ruam
Jika kulit wajah berubah kemerahan atau timbul ruam usai memakai tabir surya, segera setop pemakaian.
Kondisi ini menunjukkan adanya iritasi ringan hingga sedang, terutama bagi pemilik kulit sensitif atau saat skin barrier sedang melemah.
3. Muncul Jerawat dan Beruntusan
Tabir surya yang tidak cocok biasanya bersifat komedogenik atau memiliki formula terlalu pekat.
Akibatnya, pori-pori wajah menjadi tersumbat oleh tumpukan minyak dan kotoran, yang kemudian memicu timbulnya jerawat serta bruntusan di area T-zone.
4. Wajah Menjadi Jauh Lebih Berminyak
Produk sunscreen yang berkualitas seharusnya dapat meresap sempurna dengan hasil akhir yang nyaman.