Kenapa Ria Ricis Dihujat usai Datangi Lokasi Karhutla? Ini Pemicu Kontroversinya

Minggu, 08 November 2026 | 08:23 WIB
Ria Ricis [Instagram/riaricis1795]
BACA 10 DETIK
  • Ria Ricis menuai kritik tajam usai menulis caption KidZania dalam postingan Karhutla.
  • Akibat gelombang protes, Ria Ricis akhirnya menghapus postingan kontroversial.
  • Sejumlah figur publik turut menyayangkan tindakan tidak sensitif tersebut.

Ia mengklaim tulisan KidZania dibuat karena meniru komentar warganet yang sebelumnya menyoroti penampilannya saat berada di lokasi Karhutla.

"Bukan aku yang bilang kak, aku cuma ikutin," balasnya usai dituduh niempati.

Namun, penjelasan tersebut belum meredakan kontroversi. Sebaliknya, sebagian pengguna media sosial tetap menganggap penggunaan istilah tersebut tidak tepat untuk menggambarkan situasi di lokasi bencana.

Postingan KidZania Dihapus

Setelah dihujani kritik, unggahan "KidZania" Ria Ricis tampak lenyap dari postingan Threads sang YouTuber. Namun begitu, cibiran dan komentar tetap muncul.

Alih-alih mereda, kritik dan sindiran justru semakin meluas. Beberapa warganet membagikan bidikan layar unggahan yang telah dihapus dan kembali melayangkan komentar pedas ke Ricis.

Sejumlah Figur Publik Ikut Heran

Kontroversi Ria Ricis turut menarik perhatian sejumlah figur publik. Ferry Irwandi dan Pandji Pragiwaksono termasuk yang menyampaikan tanggapan melalui media sosial.

Ferry Irwandi dibuat heran dengan penggunaan istilah KidZania dalam konteks tersebut. "Kok ya bisa gitu kepikiran kondisi kayak gitu dibilang KidZania. Teman-teman jangan kayak gitu ya," tulis Ferry.

Pandji Pragiwaksono juga menyampaikan komentarnya secara singkat. "Kok bisa kepikir KidZania ya," cuitnya.

Sementara itu, Nana Mirdad yang turut buka suara dan berpesan agar aksi membantu korban bencana tidak dijadikan bahan pencitraan maupun konten sarkastik.

Pesan tersebut menekankan bahwa situasi bencana menyangkut kehidupan manusia sehingga perlu disikapi dengan empati dan penghormatan terhadap masyarakat terdampak.

"Teruntuk semuanya yang baca ini. Banyak pelajaran yang bisa diambil. Kalau mau bantu, bantu. Jangan dijadikan ajang pencitraan apalagi ajang clickbait yang sifatnya sarkastik. Itu nyawa semua disitu, bukan mannequin. Itu nyawa semua, bukan ajang cari followers atau nama besar. Apapun konteksnya, it’s still degrading dan kualitas hidup manusia di Indonesia ini bukan bahan candaan," tukasnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com