LINIMASA - Perppu Cipta Kerja resmi disahkan menjadi undang- undang dalam Rapat Paripurna DPR di Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa (21/3/2023). Namun, penetapan tersebut menadapat kecaman dari masayarakat, terutama dari kelompok buruh dan Mahasiswa.
Kelompok tersebut beberapa kali menyuarakan penolakan melalui aksi demostrasi di depan Istana Negara. Namun, aksinya tetap mendapat panolakan.
Aksi demonstrasi terbesar terjadi pada 30 Desember 2022, sejumlah kelompok buruh dan mahasiswa menyatakan ketidaksetujuan mereka terhadap Perppu Cipta Kerja yang diteken oleh Presiden Joko Widodo.
Namun pada Selasa (21/3), muncul unggahan di YouTube berdurasi delapan menit yang diklaim sebagai aksi mahasiswa merobohkan Istana Negara. Para mahasiswa, seperti disebut dalam unggahan itu, menolak pengesahan Perppu Cipta Kerja.
Video dalam unggahan tersebut menampilkan kompilasi potongan video mahasiswa sedang melakukan demonstrasi.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“MALAM MENCEKAM..! MAHASISWA ROBOHKAN ISTANA MALAM INI - BERITA TERBARU - KABAR AKURAT”
Namun, benarkah terdapat peristiwa kelompok mahasiswa yang merobohkan Istana Negara karena menolak Perppu Ciptaker, seperti diklaim dalam unggahan itu?
Penjelasan:
Hasil penelusuran tim Linimasa, faktanya tidak ditemukan peristiwa demo mahasiswa yang menolak Perppu Ciptaker disahkan sebagai undang-undang hingga merobohkan Istana Negara. Tidak terdapat informasi resmi atau pemberitaan di media arus utama terkait klaim Istana Negara dirobohkan oleh mahaiswa.
Namun, sejumlah aksi demonstrasi memang digelar mahasiswa maupun buruh terkait sikap mereka yang menolak pengesahan Perppu Ciptaker menjadi undang-undang oleh DPR RI.
Baca Juga: 4 Zodiak yang Dikenal Sebagai Penghemat Uang, Kamu Termasuk?
Media-media arus utama yang melaporkan aksi mahasiswa dan buruh menolak pengesahan Perppu Ciptaker itu antara lain oleh Detik, Okezone, dan Sindo.
Kemudian, kompilasi potongan video demo dalam unggahan di YouTube itu juga merupakan gabungan dari beberapa aksi yang berbeda.
Narator dalam video itu membacakan konten berita Viva.com yang berjudul “Strategi Polisi Agar Demo Setahun Jokowi-Ma'ruf Tak Berakhir Ricuh” dan Okezone.com yang berjudul “Demo Mahasiswa Tolak Perppu Ciptaker di Depan Gedung DPR Bertahan hingga Magrib”.
Hanya saja, kedua media daring itu tidak menyebut informasi mahasiswa yang merobohkan istana negara.
Dengan demikian, unggahan video yang mengklaim mahasiswa merobohkan Istana Negara karena menolak Perppu Cipta Kerja menjadi Undang-undang Cipta Kerja merupakan hoaks.
Klaim: Hoaks! Mahasiswa robohkan Istana Negara
Rating: Hoaks
(ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Ledakan Petasan ke Emil Audero, Inter Milan Didenda Hampir Rp 1 Miliar!
-
Punya 21 Caps Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Rp 12,17 Miliar Cetak Gol Bantai Klub Filipina
-
Pena Rp2 Ribu vs MBG Ratusan Triliun: Di Mana Nurani Pendidikan Kita?
-
Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric: Megawati Hangestri Pede Menang di Kandang
-
Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas VI: Uji Kompetensi Halaman 30
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira