LINIMASA - Publik dikejutkan dengan kabar mengenai upacara pemakaman Ferdy Sambo yang digelar tiga hari setelah Idulfitri dan dihadiri oleh Bharada E serta Ronny Talapessy menggemparkan publik.
Informasi tersebut tersebar melalui kanal YouTube Lintas Informasi yang mengunggah video singkat.
Narasi Judul tersebut sebagai berikut
"TEPAT 3 HARI SETELAH IDUL FITRI UPACARA PEMAKAMAN FERDY SAMBO DIHADIRI BHARADA E DAN RONNY".
Dalam video tersebut terdapat narasi yang menyatakan bahwa Bharada E memberikan penghormatan kepada jenazah Ferdy Sambo dan terdapat potret Bharada E membawa karangan bunga di depan peti mati yang dikawal oleh anggota TNI.
Namun setelah menonton video tersebut, tidak terdapat bukti valid atau pernyataan resmi yang menyatakan bahwa upacara pemakaman Ferdy Sambo dilaksanakan tiga hari setelah Idulfitri.
Faktanya, Ferdy Sambo masih hidup dan ditahan di Mako Brimob. Oleh karena itu, kabar mengenai upacara pemakamannya merupakan informasi palsu atau hoaks.
Selain itu, foto yang digunakan dalam thumbnail juga tidak berkaitan dengan kasus Ferdy Sambo dan merupakan foto yang telah diedit atau direkayasa.
Dalam video tersebut, tidak ada penjelasan yang kredibel atau dapat dipertanggungjawabkan terkait klaim bahwa upacara pemakaman Ferdy Sambo telah digelar.
Baca Juga: Longsor Terjang Jalur Sumbar-Riau Dekat Kelok 9 Limapuluh Kota, 1 Unit Mobil Tertimbun
Klaim ini hanya tertera pada judul video dan tidak disertai dengan bukti yang memadai. Oleh karena itu, berita mengenai upacara pemakaman Ferdy Sambo yang digelar tiga hari setelah Idulfitri dan dihadiri oleh Bharada E serta Ronny Talapessy adalah hoaks.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa berita mengenai upacara pemakaman Ferdy Sambo yang dilaksanakan tiga hari setelah Idulfitri dan dihadiri oleh Bharada E serta Ronny Talapessy adalah hoaks atau berita palsu.
Klaim tersebut tidak didukung oleh bukti yang memadai dan hanya berdasarkan judul video yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Laporan KDRT Venna Melinda Dicabut, Ferry Irawan Dimaafkan, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Ruben Onsu Meninggal Dunia, Benarkah?
-
Tak Cuma Ferdy Sambo, Ini Deretan Perwira Polri Bermasalah yang Patut Diawasi
-
Cek Fakta: Innalillahi, Virgoun Meninggal di Tengah Kabar Selingkuh
-
Babak Perang Bintang di Polri: 'Meletus' Gegara Sambo, Kini Diungkit Teddy Minahasa
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target