LINIMASA - Nama aktor Tio Pakusadewo tengah mendapat sorotan publik setelah membongkar tindakan-tindakan ilegal yang sering terjadi di balik jeruji besi alias penjara.
Tio Pakusadewo menyebutkan bahwa ada bandar narkoba serta pabrik minuman keras di dalam lapas, saat diundang ke acara podcast Uya Kuya belum lama ini.
Sebelumnya, Tio pun membeberkan aneka praktik ilegal di dalam lapas saat menjadi bintang tamu di acara podcast Deddy Corbuzier yang diunggah di kanal YouTube Deddy Corbuzier pada 26 Januari 2023.
Aktor senior tersebut mengatakan bahwa ada layanan prostitusi atau open BO bagi narapidana dan sipir. Layanan prostitusi tersebut terjadi saat layanan jam besuk.
"Tapi ada beberapa napi yang memanfaatkan besukan sebagai waktu yang sangat berguna bagi mereka untuk melakukan transaksi, pengiriman, dan lain-lain," ujar Tio Pakusadewo, mengutip podcast Deddy Corbuzier.
Menurut dia, biasanya saat jam besuk, sejumlah perempuan yang menjajakan layanan memusakan birahi para napi akan masuk tanpa menggunakan pakaian dalam. Tujuannya, agar bisa langsung melakukan transaksi.
"(Sipirnya) ya tahu lah. Kan dilempar uang mulutnya diam. Semua di sana ada harganya," ungkapnya.
Menurut dia, transaksi seksual pun tidak hanya dilakukan di dalam lapas. Praktik prostitusi ilegal tersebut bisa saja terjadi di rumah sakit.
"Ada rumah sakit di depannya. Jadi, kita bisa tuh pura-pura sakit, dirawat lah sehari, dua hari, datang deh suster-susteran. Ada tarifnya, sehari ada yang Rp1,5 (juta), ada yang Rp2,5 (juta)," bebernya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Desy Ratnasari Wafat Tadi Pagi di Rumah Sakit
Ia mengatakan layanan prostitusi tersebut sudah menjadi rahasia umum di kalangan masyarakat binaan penghuni hotel prodeo.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional