/
Sabtu, 06 Mei 2023 | 18:27 WIB
virus flu babi afrika, babi (SuaraSulsel.id/ANTARA)

LINIMASA - Badan Karantian Pertanian (Barantan) mengungkapkan babi asal Pulau Bulan, Batam, Kepulauan Riau terkena African Swine Fever (ASF) alias flu babi Afrika. Babi dari peternakan tersebut biasa diekspor ke Singapura

"Hasil pengujian lanjutan, baik oleh Laboratorium BBUSKP dan BVet Bukittinggi adalah positif ASF dan negatif Classical Swine Fever (CSF), sehingga perlu dilakukan sequencing untuk mengetahui genom virus terkait kemiripan asal virus" ucap Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani Barantan Wisnu Wasisa Putra, di Jakarta, Sabtu (6/5/2023), melansir Antara. 

Wisnu mengatakan Barantan dan Direktorat Kesehatan Hewan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan sudah secara aktif melakukan koordinasi dengan pihak Singapore Food Agency and NS Park. 

Berdasarkan hasil investigasi bersama antara Indonesia dan Singapura, menyimpulkan terjadi tingkat kematian yang cukup tinggi pada babi di Pulau Bulan. Namun, gejala klinis mengarah ke Classical Swine Fever atau Hog Cholera. 

Karantina Pertanian Tanjung Pinang pun melakukan langkah antisipatif berupa pengujian ASF terhadap ternak babi yang akan dilalulintaskan dan menlakukan pengetatan tindakan karantina hewan. 

"Selain itu, pemantauan terhadap importasi pakan dan bahan pakan yang masuk ke Pulau Bulan sebagai langkah kewaspadaan kemungkinan masuknya ASF di pulau ini," kata Wisnu. 

Kementerian Pertanian telah mengusulkan sistem sub-kompartemen bebas ASF di Pulau Bulan guna mengupayakan kembali ekspor ternak babi ke Singapura. Hal itu telah disetujui Singapura.

Kepala Barantan Bambang mengatakan upaya tersebut jadi langkah strategis mengingat Pulau  Bulan merupakan peternakan babi terbesar di Indonesia dan tercatat menyumbangkan 15 persen dari total keseluruhan kebutuhan impor babi di Singapura. 

"Kementan akan evaluasi dan investigasi seluruh aspek manajemen risikonya. Bersama Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan kami bersama bergerak cepat menurunkan tim," beber Bambang. 

Baca Juga: Beraksi Pakai Kunci T, Residivis Curanmor Kembali Ditangkap

Load More