/
Selasa, 16 Mei 2023 | 13:39 WIB
Iis Dahlia dan suaminya, Satrio Dewandono [Instagram/@isdadahlia] (Instagram/@isdadahlia)

LINIMASA - Hubungan Iis Dahlia dengan sang suami yakni Satrio Dewandono kerap terlihat harmonis.

Bahkan, Satrio Dewandono tampak begitu dekat dengan putri sambungnya yakni Salshadilla Juwita.

Namun di tengah keharmonisan rumah tangganya itu, baru-baru ini beredar informasi yang menyebut suami Iis Dahlia mengidap penyakit kelainan seksual parah.

Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube Selebrita Aktual yang diunggah Senin (15/5/2023).

Video tersebut berjudul "DOKTER KELAMIN TERNAMA INI SEBUT SUAMI IIS DAHLIA MENGIDAP PENYAKIT KELAINAN S3KSUAL PARAH".

Thumbnail video yang mengklaim suami Iis Dahlia mengidap penyakit kelainan seksual, Cek faktanya! (sumber: YouTube SELEBRITA AKTUAL)

Foto dalam thumbnail memperlihatkan potret Iis Dahlia bersama seorang dokter wanita seolah tengah memberitahu penyakit kelainan seksual yang diidap Satrio Dewandono.

Lantas, benarkah kabar tersebut?

Penjelasan

Setelah ditelusuri linimasa.suara.com, klaim yanga menyebut dokter kelamin ternama sebut suami Iis Dahlia mengidap penyakit kelaiann seksual adalah salah.

Baca Juga: Kali Ini Mantap Bercerai dengan Virgoun, Inara Rusli Siap Hadir di Sidang Perdana

Tidak ditemukan informasi yang sesuai dengan judul dalam video tersebut.

Foto dalam thumbnail juga merupakan hasil rekayasa.

Narator hanya membacakan berita terkait cara Iis Dahlia berupaya menjaga dan mempertahanan rumah tangga bersama Satrio Dewandono.

Tidak ditemukan pernyataan seorang dokter kelamin bahwa Satrio Dewandono mengidap penyakit kelainan seksual.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebut dokter kelamin ternama sebut suami Iis Dahlia mengidap penyakit kelaiann seksual merupakan informasi yang keliru alias hoaks.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. 

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More