LINIMASA - Polisi sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus meninggalnya AKB (16), putri Pj Gubernur Papua Pegunungan, di kota Semarang.
Dalam perkembangan terbaru, korban diduga telah menjadi korban kekerasan seksual sebelum meninggal dunia akibat kehabisan napas.
Kombes Irwan Anwar, Kepala Kepolisian Resort Kota Besar Semarang, mengungkapkan bahwa pemeriksaan forensik terhadap korban telah dilakukan, namun masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut terkait dengan mikrobiologi, patologi, dan toksikologi.
"Iya, pemeriksaan forensik sudah dilakukan, tetapi kami masih menunggu hasil pemeriksaan mikrobiologi, patologi, dan toksikologi agar dapat menyimpulkan dengan pasti," kata Kombes Irwan Anwar pada hari Sabtu (20/5/2023).
Polisi juga tengah mempelajari kemungkinan adanya racun dalam tubuh korban. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, dugaan kuat bahwa korban meninggal dunia akibat kehabisan napas.
"Iya, dugaan kuat korban meninggal dunia akibat kehabisan napas, namun penyebab pastinya akan ditentukan melalui tiga pemeriksaan tambahan yang telah disebutkan. Selain itu, juga ada dugaan adanya kekerasan seksual," ungkap Irwan.
Kejadian tersebut terjadi di sebuah kos di Jalan Pawiyatan Luhur, Banyumanik, Kota Semarang, pada Kamis malam (18/5).
Korban ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri dan kemudian dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak dapat tertolong.
AKBP Donny Lumbantoruan, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang, mengungkapkan bahwa sudah ada tiga orang yang dimintai keterangan terkait kasus ini, termasuk orang yang membawa korban ke rumah sakit.
Baca Juga: Kabar Bahagia, Enzy Melepas Masa Lajang, Desta Jadi Sorotan
"Kami telah memintai keterangan dari tiga orang, termasuk saksi yang membawa korban ke rumah sakit. Selain itu, berdasarkan kesaksian beberapa orang, diketahui bahwa korban pergi bersama seorang teman prianya yang berinisial AN. Kami masih dalam upaya mencari keberadaan AN," jelas Donny.
Kepolisian terus berupaya mengungkap fakta-fakta terkait kasus ini dan menelusuri semua kemungkinan yang ada.
Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti dari kematian korban serta memastikan dugaan kekerasan seksual yang dialaminya. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan yang intensif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Sempat Ragu di Awal, Sahabat Syifa Hadju Ini Minta Maaf ke El Rumi di Hari Pernikahan
-
Kapan KRL Bekasi-Cikarang Kembali Normal? KAI Beri Bocoran Jadwal Operasional
-
Iran Tetapkan Aturan Pelayaran di Selat Hormuz Usai Konflik dengan AS
-
Statistik Ngeri Maarten Paes di Ajax, Bungkam Kritik dengan 4 Clean Sheet dari 8 Laga
-
Nasabah BRI Merapat! Ini Cara Dapat Diskon GrabFood & GrabCar hingga Rp25 Ribu
-
Cuma 5 Jutaan! 5 Laptop Core i3 Ini Layak Dibeli Sekarang
-
5 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Mantap Buat Streaming dan Multitasking
-
BGN Tak Toleransi Pelanggaran, SPPG Bermasalah Disetop Insentif
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Kereta Terakhir Gita: Ingin Sampai Cibitung, Lalu Suatu Hari ke Anfield Menonton Liverpool