LINIMASA - Kehidupan rumah tangga pedangdut Iis Dahlia sempat menjadi sorotan publik saat Satrio Dewandono mencium bibir putri sambungnya, Salshadilla Juwita saat prosesi sungkem lebaran 2023.
Aksi Satrio Dewandono itu dinilai tidak pantas dilakukan pada putri sambungnya.
Kini, kembali beredar kabar yang mengklaim Iis Dahlia ditangkap polisi karena menyebut Desy Ratnasari seorang pelakor.
Kabar tersebut diunggah lewat video di kanal akun YouTube Bintang Informasi pada Minggu, (5/6/2023) dengan judul "Iis Dahlia Geram Hingga Menyebut Desy Ratnasari Pelakor Hingga Membuat Pencemaran Nama baik".
Thumbnail video memperlihatkan foto Iis Dahlia sedang menangis seolah tengah diringkus oleh pihak berwajib.
Tak hanya itu, di sebelah kiri foto thumbnail tampak pula foto Desy Ratnasari dan Satrio Dewandono.
Namun, benarkah informasi tersebut?
Penjelasan
Setelah ditelusuri linimasasuara.com, tidak ditemukan bukti akurat terkait klaim dalam video tersebut.
Baca Juga: Cek Fakta: Wanita Bayaran Jhony G Plate Ditangkap, Benarkah?
Dalam video yang berdurasi 3 menit 24 detik itu, narator hanya menyampaikan berita terkait rumor kedekatan antara Satrio Dewandono dengan Salshadilla Juwita.
Hingga akhir video tidak ditemukan bukti bahwa Iis Dahlia telah ditangkap polisi.
Isi video hanya menampilkan foto kebersamaan Iis Dahlia dengan keluarganya.
Foto dalam thumbnail video pun hanya rekayasa.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa klaim yang menyebut Iis Dahlia ditangkap polisi karena menyebut Desy Ratnasari seorang pelakor adalah tidak benar atau hoaks.
Berita Terkait
-
Artis Beda Ayah Tetap Akur dan Saling Sayang, Saking Dekatnya Ada yang Kena Kritik Netizen
-
Cek Fakta: Iis Dahlia Tega Potong Anu Suaminya setelah Kepergok Gituan sama Putri Sambung
-
Nangis Dituding Rebut Suami Orang, Bebi Silvana Kuliti Sikap Mantan Istri Opick: Kenapa Mbak Sebegitu Tega?
-
Cek Fakta: Iis Dahlia Mantap Cerai setelah Lihat Video Rekaman CCTV Satrio Dewandono Gituan dengan Putri Tiri
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km