LINIMASA - Kehidupan pernikahan Maia Estianty dan Irwan Mussry tengah menjadi sorotan publik karena adanya isu perselingkuhan.
Namun, baru-baru ini beredar informasi baru yang menyebut Irwan Mussry dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas kasus KDRT (Kekerasan dalam Rumah Tangga) oleh Maia Estianty.
Kabar tersebut diunggah melalui video di kanal YouTube Bintang Informasi pada Rabu, (14/6/2023) dengan judul "Irwan Musri Di Laporkan Ke Polda Metro, Kasus KDRT Maia Estianty".
Adapun narasi yang tertulis dalam thumbnail video yakni "Irwan Mussry Resmi Masuk Jeruji Besi, Setelah Kelakuan Mesumnya Dilaporkan Maia Estianty ke Polda Metro".
Namun, benarkah kabar tersebut?
Penjelasan
Setelah ditelusuri linimasa.suara.com, klaim yang menyebutkan Irwan Mussry dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas kasus KDRT (Kekerasan dalam Rumah Tangga) Maia Estianty adalah keliru.
Dalam video yang berdurasi 2 menit 30 detik itu, tidak ditemukan informasi yang sesuai dengan judul dan thumbnail video.
Narator hanya menyampaikan cerita hoaks terkait kabar ketiga anak Maia Estianty melaporkan Irwan Mussry ke Polda Metro Jaya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Arya Saloka Beri Pengakuan Soal Gugat Cerai Putri Anne
Bahkan hingga akhir video tidak terdapat bukti atau pernyataan langsung dari Maia Estianty bahwa Irwan Mussry sudah dilaporkan ke polisi atas kasus KDRT.
Gambar dalam thumbnail video juga merupakan hasil rekayasa.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebutkan Irwan Mussry dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas kasus KDRT (Kekerasan dalam Rumah Tangga) Maia Estianty adalah tidak benar alias hoaks.
Unggahan video tersebut juga termasuk dalam konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Geram Dituduh Selingkuhan Suami Maia Estianty, Yuni Shara Siap Tempuh Jalur Hukum!
-
Ahmad Dhani Murka! Sindiran Pedas Maia Estianty ke Mulan Jameela Jadi Penyebab
-
Yuni Shara Geram Dituding Selingkuhan Suami Maia Estianty, Ancam Polisikan si Pembuat Hoaks
-
Geram dengan Hoax Irwan Mussry Selingkuh, Maia Estianty: Jangan-jangan Ini Fitnah Dajjal
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Paman dan Keponakan Kompak Bawa 35 Kg Sabu di Tanjung Balai
-
Review Rembulan Tenggelam di Wajahmu Extended: Saat Jeda Waktu Memberi Ruang bagi Makna
-
Anjing Pitbull Lepas Serang Bocah 9 Tahun di Bandung, Korban Luka Parah di Kepala dan Telinga
-
AMPB Pastikan Masyarakat Pati yang Bertemu DPR Hari Ini Bukan Pihaknya
-
Prabowo Ingin Penerjun Bebas Atasi Karhutla Riau: Pertama Kali dalam Sejarah
-
Geliat Musik Keras di Magnumotion Loud Fest, dari Hijaber hingga Aksi Cadas Seringai
-
Kadet Mundur Diduga karena Hijab, DPR: Aturan Unhan Tidak Melarang!
-
Tolak Perfect Woman Syndrome: Saatnya Perempuan Hidup Realistis dan Merdeka
-
Update Gempa NTT: Korban Meninggal Tembus 100 Orang, Luka Berat Tak Tertolong
-
Gugat Dosa Struktural Negara, FIAD Nyatakan Indonesia Darurat Keadilan