/
Senin, 03 Juli 2023 | 16:21 WIB
Cek Fakta: Putri Ariani akhirnya bisa melihat dengan normal berkat ramuan Ibu Ida Dayak (/YouTube INFO ARTIS)

LINIMASA - Penyanyi Putri Ariani belakangan ini tengah menjadi sorotan publik setelah mendapat Golden Buzzer di America's Got Talent. 

Meski sebagai penyandang tunanetra, Putri Ariani mampu menunjukkan pada dunia bahwa ia memiliki kemampuan melalui suara emasnya.

Kini beredar kabar bahwa Putri Ariani akhirnya bisa melihat dengan normal berkat ramuan Ibu Ida Dayak.

Kabar itu sendiri dibagikan oleh kanal YouTube INFO ARTIS yang mengunggah video berjudul "ALHAMDULILLAH!! BERKAT RAMUAN BU IDA DAYAK, PUTRI ARIANI BISA MELIHAT NORMAL LAGI.. CEK FAKTANYA".

Dalam thumbnail video tampak Putri Ariani mengenakan hijab seolah sudah bisa melihat usai meminum ramuan dari Ibu Ida Dayak. 

Tampak pula Ibu Ida Dayak dengan membawa segelas air beserta minyak andalannya.

Namun, benarkah kabar tersebut?

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran linimasa.com, klaim yang menyebut bahwa Putri Ariani akhirnya bisa melihat dengan normal berkat ramuan Ibu Ida Dayak adalah salah.

Baca Juga: Cek Fakta: Ada Apa dengan Amanda Manopo? Sari Nila Bongkar Soal Arya Saloka dan Ikatan Cinta, Ternyata Ini yang Terjadi

Setelah menonton video berdurasi 8 menit 27 detik itu, tidak ditemukan informasi sesuai dengan judul video.

Narator malah menyampaikan berita hoaks terkait Putri Ariani yang dijodohkan dengan Pangeran Arab.

Hingga akhir video, tidak ada bukti valid maupun penjelasan secara resmi yang menyebutkan bahwa Putri Ariani sudah bisa melihat lagi berkat ramuan Ibu Ida Dayak. 

Foto yang ditampilkan pun hanyalah rekayasa. Isi video terbukti tidak selaras dengan judul yang tertera.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan informasi yang menyebut Putri Ariani akhirnya bisa melihat dengan normal berkat ramuan Ibu Ida Dayak  adalah keliru alias berita hoaks.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More