LINIMASA - Beredar video viral seorang perempuan memakai hijab yang diduga perebut laki orang (pelakor), menjalani hukum cambuk dihadapan publik.
Video viral itu diunggah oleh akun Instagram @lambe_danu pada Kamis (13/7/2023).
"Nasib Pelakor di Aceh Dihukum Cambuk Disaksikan Massa," tulis keterangan di video tersebut.
"Sanas sama Rendy nih," tulis admin akun Instagram @lambe_danu.
Dalam unggahan video itu tampak perempuan mengenakan baju muslim lengkap dengan jilbab, dicambuk di atas panggung.
Tampak ia duduk di atas kedua kakinya. Ia menunduk menghadap banyak orang yang berada di depan panggung.
Terlihat eksekutor yang juga perempuan mulai mencambuk dengan kayu ke bagian punggung wanita yang dituduh sebagai pelakor tersebut.
Hingga kini belum diketahui secara pasti, apakah benar wanita tersebut mendapat hukuman cambuk karena ketahuan berselingkuh.
Melihat video tersebut, netizen pun mulai menyinggung soal kasus perselingkuhan Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett.
Netizen menilai seharusnya Sayhnaz dan Rendy juga mendapatkan hukuman yang sama dengan wanita yang ada di video tersebut.
"ELO TAU GAK NAZ ELO ITU HARUSNYA BEGINI SUDAH MERUSAK RUMAH TANGGA ORANG. KASIAN ANAK2 LADY ORTUNYA CERE GR2 ELO NAZ COBA KALO JIN DAN JUN BEGITU GMN NAZ," komentar netizen.
"Kalau nanas ama rendy harusnya dirajam," tulis netizen.
"Hrs nya emg gini hukuman buat pelakor dan pebinor. Biar pada jera," komentar akun lainnya.
"Ayo di ajak Rendy sama Shahnaz healing sekali kali ke Aceh biar tahu selingkuh itu sakit," balas akun lainnya.
Berita Terkait
-
Cerai dari Rendy Kjaernett, Lady Nayoan Kini Jadi Incaran Para Pria: Siap Nafkahi hingga Ajakan Dinner
-
Mantap Bercerai, Inilah Momen Kebersamaan Lady Nayoan dan Rendy Kjaernett yang Disayangkan Netizen
-
Rendy Kjaernett Ungkap Kesedihan Jadi Musuh Publik Nomor 1: Bongkar Fakta Mencurigakan di Balik Tato Wajah Syahnaz
-
Tak Lagi Dipadu Kasih, Lady Nayoan Gugat Cerai Rendy Kjaernett: Beberkan Faktor Selingkuh dan Perjuangan Hak Asuh Anak
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik