LINIMASA - Penggunaan teknologi semakin berkembang pesat di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam sistem pembayaran. Salah satu inovasi terbaru yang perlu diketahui adalah QRIS atau Quick Response Indonesian Standard.
Namun, perlu diingat bahwa QRIS dibaca sebagai "Kris" bukan "Kyuris". Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, telah memberikan pengingat kepada masyarakat untuk menggunakan istilah yang benar.
"QRIS itu alat pembayaran digital, sehingga QR yang sah dan satu-satunya itu 'kris', bukan 'kyuris," ujar Perry di acara Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI), Istora Senayan, Jakarta, Jumat (18/8/2023).
QRIS merupakan singkatan dari Quick Response Indonesian Standard. Ini adalah alat pembayaran digital yang membawa berbagai kemudahan dalam bertransaksi. Dalam konteks ini, "QR" yang dimaksud adalah "Kris", bukan "Kyuris". QRIS memungkinkan Anda untuk melakukan pembayaran dengan menggunakan kode QR yang dapat di-scan menggunakan smartphone.
Fungsi dan Keunggulan QRIS
Awalnya, QRIS digunakan sebagai alat pembayaran digital. Namun, seiring perkembangannya, QRIS memiliki fungsi yang semakin beragam:
Pembayaran Digital: QRIS memungkinkan Anda untuk melakukan pembayaran di berbagai merchant atau pedagang dengan mudah. Anda hanya perlu melakukan scan kode QR yang tersedia.
Tarik Tunai: Salah satu keunggulan baru dari QRIS adalah kemampuannya untuk tarik tunai. Anda dapat melakukan tarik tunai dengan menggunakan QRIS, bahkan untuk tarik tunai antar bank.
Baca Juga: Cek Fakta: Arya Saloka dan Amanda Manopo Makin Romantis dalam Proyek Film Baru
Transfer Antar Bank: Selain tarik tunai, QRIS juga dapat digunakan untuk transfer antar bank. Ini mempermudah Anda dalam melakukan transaksi ke rekening bank lain.
Digital Rupiah dan Masa Depan QRIS
Tidak hanya QRIS, BI juga merencanakan pengembangan alat pembayaran digital lain yang disebut Digital Rupiah. Hal ini menunjukkan komitmen BI dalam terus berinovasi dan mengembangkan sistem pembayaran yang lebih canggih.
Biaya Penggunaan QRIS
Pada saat penggunaan fitur tarik tunai, ada biaya yang dikenakan kepada nasabah. Biaya ini berlaku jika Anda melakukan tarik tunai dengan bank yang berbeda. Untuk transaksi on us (sesama bank) melalui agen dan transaksi off us (antar bank) antar PJP, biaya tarik tunai adalah Rp 6.500 per transaksi. Sedangkan, jika Anda melakukan setor tunai dengan QRIS, biayanya adalah Rp 5.000 per transaksi.
Kesimpulan
QRIS, atau Kris bukan Kyuris, adalah inovasi terbaru dalam sistem pembayaran digital. Ini memberikan kemudahan dalam pembayaran, tarik tunai, dan transfer antar bank.
Dengan kemampuannya yang semakin berkembang, QRIS menjadi alternatif yang menarik bagi masyarakat dalam bertransaksi. Penting untuk memahami cara penggunaan dan biaya yang terkait dengan QRIS agar dapat memanfaatkannya dengan bijak dalam aktivitas keuangan sehari-hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali
-
KPK Sita Dokumen Penting Usai Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Tak Ada Lagi Kabel Semrawut! Simpang PDAM Cibinong Bakal Disulap Punya Underpass Rapi