LINIMASA - Anisa Tasya Amelia, atau lebih dikenal dengan nama Meli 3gp, adalah seorang model dewasa yang baru-baru ini tersandung kasus studio porno beroperasi di Jakarta Selatan.
Kasus ini mengguncang jagat media sosial dan menjadi sorotan publik. Mari kita mengenal lebih dalam tentang profil Anisa Tasya Amelia atau Meli 3gp.
Meli dikenal oleh komunitas pencinta hiburan dewasa dalam beberapa tahun terakhir. Dia pertama kali mencuri perhatian sebagai seorang model pakaian dalam dan bikini. Meli berasal dari Medan dan saat ini berusia 27 tahun.
Selama beberapa waktu, Meli sering mengunggah konten-konten bernuansa seksual melalui berbagai platform media hingga menarik perhatian banyak orang. Dia membangun popularitasnya dalam dunia hiburan dewasa melalui penampilan berani.
Salah satu momen menarik dalam perjalanan karier Meli adalah saat dia diwawancarai oleh Denny Sumargo di sebuah siaran podcast ia mengungkap kisah hidupnya dalam dunia hiburan dewasa.
Selama wawancara tersebut, Meli menceritakan dirinya pernah menjalani berbagai macam profesi untuk mencari nafkah. Ini termasuk menjadi pemandu bioskop dan seorang SPG rokok.
Terjerat Kasus Produksi Film Porno
Namun, kontroversi seputar Meli mencapai puncaknya ketika dia diduga terlibat dalam produksi film porno. Film tersebut berjudul "Birahi Muda" dan diproduksi oleh rumah produksi Kelas Bintang.
Kasus ini mendapatkan perhatian dari pihak berwenang, termasuk Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.
Baca Juga: 7 Jam Diperiksa Kasus Promosi Judi Online, Wulan Guritno Senang Diberi Ruang Klarifikasi
"Salah satu film yang dihasilkan rumah produksi tersebut, judul film dimaksud (Birahi Muda) semua pemerannya kami akan panggil," kata Ade kepada wartawan, Rabu (13/9/2023).
Tanggapan publik terhadap keterlibatan Meli dalam kasus studio porno ini bervariasi. Banyak yang mengecam tindakan tersebut. Sementara yang lain mencoba memahami latar belakang dan alasan di balik pilihan yang diambil olehnya.
Gaji dan Tarif
Menurut keterangan polisi, Meli dan beberapa aktor dan aktris lainnya yang terlibat dalam film-film produksi Kelas Bintang menerima bayaran antara Rp10 hingga Rp15 juta per judul film yang mereka bintangi.
Para penonton yang ingin menyaksikan film-film ini harus membayar tarif langganan situs film porno dengan harga berkisar mulai dari Rp50 ribu perhari, Rp150 ribu perminggu, Rp250 ribu per bulan, hingga Rp500 ribu per tahun.
"Dari 120 judul film yang ditransmisikan di tiga website dimaksud salah satunya adalah film Kramat Tunggak yang sempat dilakukan pemblokiran oleh Kominfo di akhir bulan April tahun 2023," kata Ade Safri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Terkuak! Cacahan Uang BI Awalnya Mau Dibuang ke Bantar Gebang
-
BTN Bidik Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi di 2026
-
Lineup Pembalap Indonesia yang Siap Guncang Eropa dan Asia Bersama Honda di Musim 2026
-
Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY
-
KPK Ungkap Tersangka dari Bea Cukai Sewa Safe House untuk Simpan Duit dan Barang
-
Bela Masjid Jadi Tersangka, LBH Medan Desak Kapolrestabes Medan Hentikan Dugaan Kriminalisasi
-
Dialog Oman Dimulai, Harga Minyak Dunia Merosot pada Akhir Pekan
-
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Jadi Solusi Cegah Tragedi Siswa di Ngada NTT Terulang
-
Meski Tengah Gonjang-Ganjing, OJK Pede Bisa Koleksi Rp 250 T dari Pasar Modal
-
Kemensos Bidik 400 Ribu Lansia dan Disabilitas Akan Dapat MBG