Sudah sama-sama dimaklumi kalau saat ini makanan Korea termasuk yang tengah banyak digandrungi orang-orang. Tak heran, penjual makanan Korea pun kini cukup banyak ditemui di mana-mana, mulai dari level kaki lima hingga restoran.
Sesuai jualannya, biasanya usaha kuliner dengan produk makanan Korea ini pun kerap kali memiliki nama unik. Lazimnya sih, rata-rata nama yang dipilih berasal dari Bahasa Korea juga.
Namun, seperti ditulis Suara.com, sebuah lapak makanan Korea rupanya memiliki nama yang unik dan beda dibanding usaha serupa kebanyakan. Hal ini seperti yang antara lain bisa disimak lewat cuitan akun Twitter @ReceinAja.
Dalam unggahan itu, terlihat sebuah lapak makanan Korea yang berdiri menggunakan sebuah tenda. Tertulis antara lain bahwa lapak itu menjual bakso seafood ala Korea.
Harga yang ditawarkan pedagang ini pun tampaknya cukup terjangkau yakni Rp 5.000. Namun selain harga yang murah, justru yang paling menjadi sorotan dan kemudian membuatnya viral adalah nama lapak makanan Korea tersebut.
Lapak makanan Korea ini bernama "Taktaboki" yang terlihat seperti plesetan dari tteokbokki, salah satu makanan Korea yang populer. Meski sekilas terlihat seperi bahasa Korea, namun arti nama tersebut dalam bahasa Jawa justru terdibilang cukup nyeleneh.
Beli langsung ditampar?
Taktaboki mencuri perhatian karena terdengar seperti bahasa Jawa yang memiliki arti "ku tampari". Hal ini tentunya segera membuat banyak orang heran sekaligus tertawa nyengir membacanya.
Cuitan ini pun lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan tersebut.
"Habis jajan di situ langsung ditampar nggak ya sama penjualnya? Wkwkwk," komentar salah seorang warganet.
Baca Juga: Mari Belajar dari Pilihan dan Table Manner Ratu Elizabeth II di Meja Makan
"Ekstrim juga nih, habis jajan jadi bonyok. Info lokasi deh gan, mau ngajak gelut yang jualan," tulis warganet lainnya.
"Korea dan Jawa yang terakulturasi jadi satu, ya jadinya begini hahaha," tulis salah seorang warganet lainnya lagi.
Yang jelas, hingga akhir pekan kemarin, cuitan berisikan pemandangan penjual makanan Korea dengan spanduk nama "Taktaboki" itu sudah disukai oleh lebih ribuan akun Twitter. Ada-ada saja nggak sih!
Berita Terkait
-
Buat yang Kangen, Ini Resep dan Cara Membuat Es Gabus atau Es Kue Pelangi
-
Bikin Rumah di Desa Budget Rp 100 Juta Cukup? Simak Curhat Orang Ini di Medsos, Videonya Viral
-
Bikin Nyengir! Biar Apa Coba, Di Kondangan Ini Amplop Hajatan Langsung Dibuka di Depan Tamu
-
Motif Bunga Kemeja Nagita Slavina Saja Viral Lho, Merk dan Harganya Nggak Sembarangan Memang!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?