Mungkin hampir untuk semua orang, membangun rumah milik sendiri sudah menjadi impian umum. Namun tentunya, membangun rumah butuh perjuangan tersendiri.
Tidak usah bicara soal membangun rumah di perkotaan yang jelas-jelas lahannya saja sudah sulit didapat atau luar biasa mahal. Bahkan membangun rumah di desa pun nyatanya tidak segampang dan semurah yang awalnya diperkirakan.
Contohnya baru-baru ini, seperti ditulis Hitekno.com, di mana seorang wanita curhat mengenai pembangunan rumahnya. Curhatannya lewat video ini pun berhasil menarik perhatian netizen.
Adalah pengguna TikTok dengan akun bernama @ayusektiani yang mengunggah momen saat beberapa tukang sedang membangun rumahnya.
Menurut si pengunggah video, ia awalnya mengira bahwa uang Rp 100 juta sudah cukup untuk membuat rumah sederhana di desa. Meski begitu, ia mengaku memperkirakan biaya itu tanpa membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB).
"Aku kira Rp 100 juta cukup untuk bangun rumah di desa. Namun ternyata salah. Hanya mengira-ngira tanpa bikin RAB. Di luar prediksi bun," ungkap @ayusektiani pada caption videonya.
Postingan video yang dibagikannya itu pun berhasil viral, setelah ditonton lebih dari 11 juta kali dan memperoleh 714 ribu tanda suka hingga beberapa hari lalu.
Awalnya, video ini memperlihatkan momen pembuatan pondasi rumah. Rekaman selanjutnya menampakkan rumah yang sudah dilengkapi dengan genteng.
Meski begitu, bagian dalam rumah tampak masih belum selesai. Keramik belum terpasang sepenuhnya. Selain itu, kamar tidur serta dapur juga terlihat belum terbangun sempurna.
Baca Juga: 3 Contoh Latihan Mudah untuk Menjaga Keseimbangan Tubuh, Bisa Dilakukan Sambil Rileks
Biaya sebenarnya naik, netizen ramai berkomentar
Pada video lain, akun @ayusektiani pun menjelaskan bahwa biaya akhirnya naik di angka Rp 180 juta. Dikatakannya pula, nominal tersebut sudah cukup untuk membangun rumah dalam kondisi 80 persen (sebagian besar keramik sudah terpasang).
"Kalkulasi kurang lebih akhirnya jadi Rp 180 juta. Tanah milik sendiri. Alhamdulillah dapat tukang yang jujur dan sat set sat set. Baru 80 persen ya bestie," tulis @ayusektiani menambahkan keterangannya.
Meski membengkak dari biaya awal, terdapat netizen yang berpendapat bahwa progres pembangunan rumah itu termasuk cukup bagus. Video viral itu pun memancing beragam komentar dari netizen.
"Yang mahal itu bukan materialnya, tapi biaya bayarin tukangnya," komentar akun @go**.ti*3.
"Tukang mahal itu wajar lah, mereka kerja pakai tenaga dan kerja keras seharian," tulis @mi**ca pula.
"Itu masih mending. Sudah lumayan terjangkau. Punyaku Rp 250 juta juga belum selesai sampai sekarang," ungkap @bu**afa**lah berkomentar.
"Apa daya aku mau bikin rumah tapi uang yang terkumpul baru Rp 2 ribu," komentar @switt**ser**ti**ok.
"Coba yang sistem borongan," saran akun @ba**ge**y dalam komentar lainnya di postingan video viral mengenai pembangunan rumah berbiaya Rp 100 juta di desa itu.
Berita Terkait
-
Wanita Joget-joget Penuh Dendam saat Suami Sakaratul Maut: Lo Mati Gue Party!
-
Video Viral Shin Tae-yong Mengeluh Kesulitan Cari Striker untuk Timnas Indonesia, Warganet: Masalahnya di Liga
-
Viral Resepsi Pernikahan Didatangi Sosok 'Wewe Gombel' Menyeramkan, Warganet: Tamunya Bisa Nelan Makanan Nggak?
-
Hendak Sewa Kamar Hotel untuk Kado Pernikahan Anak tapi Cuma Bawa Rp200 Ribu, Kisah Ibu Ini Bikin Banjir Air Mata
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
Terkini
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1
-
Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi
-
UI Luncurkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Berbasis Gamifikasi untuk Anak Usia 3-8 Tahun
-
PGE Bor Sumur Baru PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Kejar Tambahan Listrik 55 MW
-
KPK Panggil Ibu Rumah Tangga Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim
-
Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri