Sebuah video yang memperlihatkan penganiayaan terhadap anak kecil viral di media sosial. Video itu diunggah akun Facebook Sri Megawaty pada Rabu (23/11/2022) hingga tersebar luas di berbagai platform.
Di video itu, seorang anak laki-laki yang diduga masih balita terus menangis karena dimarahi oleh orang berkaus biru tua dan bercelana pendek yang duduk di depannya.
Pelaku menyuruh anak itu diam, tetapi tangis korban justru makin kencang karena pelaku tega terus-terusan melakukan penganiayaan pada korban, mulai dari mencubit, menjambak, memukul, hingga menghimpit kepala korban.
Terdengar pula pelaku, yang menggunakan bahasa daerah dengan logat Makassar, mengucapkan kata-kata ancaman "mutilasi". Peristiwa tersebut terjadi di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.
Warganet pun sakit hati menyaksikan anak di bawah umur dalam video itu tampak tak berdaya dan hanya bisa menangis karena dianiaya. Mereka lantas geram dengan perilaku pelaku.
Sempat dikira laki-laki karena potongan rambut dan penampilannya, rupanya pelaku adalah seorang perempuan.
Kini pelaku, HS (20), sedang dalam pemburuan oleh Polres Bantaeng. Kapolres Bantaeng AKBP Andi Kumara menyebutkan bahwa pada Rabu malam ibu korban telah melaporkan kejadian itu.
Insiden itu sendiri terjadi di rumah pelaku. Publik pun bertanya-tanya terkait hubungan antara korban dan pelaku, sehingga muncul dugaan bahwa pelaku dan ibu korban berpacaran. Namun, polisi belum mendapat informasi terkait hal tersebut.
Saat ini pihaknya masih berupaya mengejar pelaku, yang kabur setelah menganiaya korban dan dilaporkan ibu korban. Di sisi lain, warganet juga mempertanyakan sosok di balik kamera karena diam saja melihat seorang anak dianiaya.
"Nurani kameramen hilang saat memilih fokus megang kamera utk ngerekam drpda nyelmatin itu bocil," tulis seorang netizen di Instagram.
"Nyubitnya sampe kaya gitu banget si gk tega liatnya, kaya sepantaran anak saya 3tahunnan ya allah sakit hati saya liatnya walaupun itu bukan anak saya," tambah lainnya.
"Astagfirullah biadab itu anak kecil yang blm tau apa apa kok tega banget di begituin tangkap pak proses hukum," komentar warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bahaya Laten Self-Diagnosis: Saat Gangguan Mental Berubah Jadi Tren Estetika di Media Sosial
-
Enam Penghargaan untuk BRI Group, Bukti Kinerja dan Transformasi Berkelanjutan
-
Menjelajahi Kedalaman Luka dan Nostalgia dalam The Grand Budapest Hotel
-
Tak Sekadar Batasi Konten, Instagram Mulai Beri Peringatan Saat Remaja Cari Istilah Berbahaya
-
Profil Komjen Syahardiantono, Kabareskrim 'Pembersih' Polri yang Disorot DPR Usai Absen RDPU
-
BRI Sabet Enam Penghargaan, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global
-
Skandal Korupsi MBG Merembet ke NTB, Kejagung Periksa Sejumlah Saksi
-
Dicibir karena Animasi Jelek, Niu Lai Jadi Box Office Saingi The Odyssey
-
BRI Perkuat Transformasi Digital Bisnis lewat Tampilan Baru Qlola New Skin
-
Atta Rumnan Gandeng Aldi Taher untuk Gebrakan Musik di 3 Negara