Pasangan Yessy dan Ryan Dono yang gagal nikah di H-3 gegara urusan mahar sertifikat rumah diundang oleh Denny Sumargo untuk tampil di podcast-nya.
Mengutip dari Instagram @lambe_danu_official99, Selasa (6/12/2022), kepada Denny Sumargo alias Densu, Yessy menyebut bahwa dirinya sebenarnya tidak masalah kalau tidak diberi mahar sertifikat rumah.
"Kamu sendiri batalin karena faktor apa?" tanya Densu.
"Aku jujur ya, Kak. Setahun itu, Kak, orang tuaku itu dihina-hina terus sama dia, sama keluarganya," jawab Yessy sambil menahan tangis.
Ketika ditanya seperti apa hinaannya, Yessy menjawab, "Maaf, ya Kak, kalau aku kasar, kata-katanya sudah nggak pantes buat diucapkan. Anj***lah, gob***, emang orang tua macam apa."
Pernyataan Yessy tentu saja mengejutkan. Banyak yang tak percaya dengan apa yang diucapkan perempuan yang didapuk sebagai "Duta Sertifikat Rumah" oleh warganet itu.
"Orang tua dihina-hina? Masa sih? Jangan cari-cari, deh. Dengan Ryan ga ngamuk aja sudah bagus, tuh. Lo artinya aman. Ini kalau laki lain yang bisa jadi malu, tersinggung, difitnah, pasti udah ngamuk, udah keluar duit ratusan juta lunas semua, tau-tau dibatalin gara-gara ga bisa nyantumin sertifikat rumah," tulis warganet panjang lebar di kolom komentar.
"Ceweknya cari alasan ga masuk akal banget, ortu dihina selama setahun lu ga putus? Malah lanjut mau dinikahi? Aneh pol lu mba mba," sahut yang lain.
"Kalo tau ortu dihina-hina, ngapain mau diajak nikah?! Udah bingung ya cari pembelaan?" timpal warganet yang lain.
Baca Juga: Semeru Erupsi, Jangan Langsung Panik Ikuti 5 Langkah Penyelamatan saat Gunung Berapi Meletus
Berita Terkait
-
Terungkap Alasan Yessi Minta Mahar Sertifikat Rumah: Mau Diberikan Kepada Orang Tuanya
-
Pernikahan Batal Perkara Mahar Sertifikat Rumah, Yessy Sebut Ryan Sampai Nangis saat Nelpon: Pengen Nikah
-
Yessi yang Gagal Nikah Gegara Sertifikat Rumah Tampil di Televisi Nasional, Warganet Fokus ke Wajah No Filter
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026