Pengacara kondang, Hotman Paris ikut menyoroti keputusan hukum terhadap Doni Salmanan.
Bagaimana tidak, dalam kasusnya Doni salmanan diputuskan bersalah, namun seluruh asetnya dikembalikan.
Lewat unggahan di akun media sosial miliknya, Hotman Paris menyampaikan pendapatnya.
"Kalau memang Binary Option itu belum jelas regulasinya, kenapa Doni Salmanan dihukum pidana?," kata Hotman Paris, dikutip Minggu (18/12/2022).
Ia kemudian mempertanyakan kembali keputusan Hakim, dimana dalam pernyataannya menyebutkan bahwa regulasi mengenai Binary Option belum jelas.
Sementara di sisi lain, Doni Salmanan diputuskan bersalah.
"Kan konflik kan? Di satu pihak Hakim mengatakan, bahwa peraturan Binary Option itu masih belum jelas, maksudnya apa ini masih belum jelas?," katanya.
"Apakah belum jeas menurut hakim apakah itu melanggar hhukum atau tidak? Tapi dalam putusan hakim menyatakan, Doni Salmanan terbukti didakwa menyebarkan berita bohong?," lanjutnya.
Hotman pun mengaku bingung tekait keputusan dari Hakim terhadap kasusu yang menjerat Doni Salmanan.
Baca Juga: 9 Curhatan Via Vallen Sebagai Anak Pertama, Akui Setop Uang Bulanan Adik Hingga Diprotes Warganet
"Aku nggak ngerti logikanya gimana ya? Satu sisi mengatakan aturan belum jeas kalo emang belum jeas, kok Doni Salmanan malah dihukum?," katanya lagi.
"Logika satu sama lain kayaknya berantakan, atau gue yang bodoh? Aku udah mulai bodoh kali ya?," sindirnya.
Berita Terkait
-
Reza Arap Bereaksi Usai Hakim Kembalikan Semua Aset Milik Doni Salmanan
-
Reza Arap Dibuat Heran saat Tau Aset Doni Salmanan Dikembalikan: Ngarep Minta Disawer Lagi Rap?
-
Reza Arap Heran Semua Aset Mewah Doni Salmanan Dikembalikan Hakim, Netizen: Ambil Lagi Rap Uang Rp 1 M
-
Nggak Jadi Miskin, Ini Daftar Aset Doni Salmanan yang Dikembalikan
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur