Di tengah bergulirnya pemeriksaan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Venna Melinda, muncul video pengakuan Ferry Irawan di media sosial yang menyatakan dirinya tak bersalah.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @lambe_turah, yang dilihat Senin (23/1/2023), Ferry Irawan mengaku bahwa dirinya sudah mengetahui bakal ditahan di Polda Jatim.
"Saya ingin menyampaikan bahwa sebelum saya datang ke Surabaya jauh-jauh hari, saya sudah tahu saya akan dilakukan penahanan pada hari ini," ungkap Ferry Irawan.
Dalam video tersebut, Ferry Irawan juga mengungkap bahwa ia telah dipaksa oleh sang istri untuk mengantarnya ke Kediri.
"Saya ingin meluruskan beberapa hal, bahwa kejadian di Kediri, tanggal 7 itu, tadinya saya tak mau mengantar karena saya ada kegiatan syuting, tapi karena istri saya memaksa, dan tidak ada yang mengantar dia, akhirnya saya antar, dan saya korbankan, saya tidak jadi bekerja," terangnya lagi.
Ferry Irawan juga membantah telah melakukan penganiayaan kepada istrinya.
"Tidak seperti yang diberitakan, yang selalu menyudutkan saya, menghina saya, keadaan yang sebenarnya adalah tidak ada penganiayaan, tidak ada terjadi pemukulan seperti yang diberitakan," jelasnya.
Ferry Irawan kemudian mengungkapkan kecurigaannya mengenai di balik ini semua.
"Saya sudah tidak tahu lagi ada apa di balik semua ini. Saya tidak bermaksud suudzon kepada siapapun, tapi saya merasa kasus ini menjadi bola liar di luar sana," tuturnya.
Baca Juga: Intip 5 Fakta Menarik Usai Arsenal Menang Dramatis Atas Manchester United
"Saya juga punya hak sebagai warga negara, saya menuntut keadilan," pungkas Ferry Irawan.
Video tersebut langsung mendapat beragam komentar dari warganet, yang sebagian besar menganggap bahwa ini merupakan upaya pembelaan diri dari Ferry Irawan.
"Sudah tau dari jauh-jauh hari bakalan ditahan? Mungkin Anda paranormal?" kata warganet.
"Logika aja deh. Kalo gak KDRT, ngapain nangis-nangis minta maaf?" tanya warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?