Seorang kurir menjadi korban penusukan yang diduga dilakukan oleh seorang konsumen di Banyuasin, Sumatra Selatan.
Kronologi terjadinya penusukan tersebut bermula ketika seorang pemuda yang bekerja sebagai kurir menjalankan tugasnya untuk mengirim paket ke pelanggan.
Paket tersebut dikirim menggunakan sistem Cash On Delivery (COD) atau bayar di tempat.
Usai mengantar paket tersebut, pemuda itu pun meminta sejumlah uang sebagai bentuk pembayaran kepada pelaku.
Namun begitu, diduga pelaku tidak mau membayar dan merasa tersinggung ketika diminta membayar pesanannya.
Pelaku pun berteriak menyuruh kurir tersebut mengambil kembali paket yang dikirim.
Pelaku melakukan hal itu sembari memegang sebilah pisau.
"Ambek agik Ambek!! (Ambil lagi Ambil!!)" teriak lelaki itu kepada sang kurir dikutip dari video yang diunggah akun Instagram Lambe_Turah pada Senin (30/1/2023).
Kurir itu pun berjalan menghampiri sambil bertanya kenapa konsumen tersebut memegang pisau.
Baca Juga: Viral! Dua Jambret Kabur Terbirit-birit Dikejar Emak-emak Di Matraman
"Ngape pegang pisau?" tanya sang kurir.
Benar saja, konsumen tersebut ternyata nekat menusuk sang kurir. Kurir tersebut pun menderita luka tusukan di bagian rusuk hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Unggahan tentang peristiwa itu pun viral di media sosial dan mendapatkan berbagai komentar dari warganet.
"Pada belum siap mental CODan mending hapus aja sistemnya" ujar netizen.
"Visum pak ! Minta 1M sama dia biar dia sujud2 tu minta maaf! Jgn diselesaikan scr kekeluargaan ya krn kalian bkn keluarga !" kata warganet lainnya.
"Jgn mau damai y pak apalagi diselesaikan secara kekeluargaan, ingat kalian bukan kluarga" papar warganet.
Berita Terkait
-
Pesanan COD Berujung Maut, Kurir di Banyuasin Ditusuk Karena Tak Mau Kembalikan Barang
-
4 Petinggi Kementan Diperiksa Kasus Korupsi Program Serasi di Banyuasin Sumsel
-
Bikin Kagum Warganet, Beginilah Cara Pendistribusian Film dari Bioskop Satu ke Bioskop Lainnya!
-
Kabur Masuk Hutan, Tiga Kurir Ganja Ditangkap
-
Cerita Penusukan Kurir Aplikasi Online di Kramat Jati, Awalnya Sempat Diberitahu Pemulung
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang
-
Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah
-
Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah
-
5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online
-
Fitur Darurat yang Jadi 'Biang Kerok' Salah Paham Pengguna Jalan, Sisi Gelap Penggunaan Hazard Motor
-
Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu
-
Harga Emas Antam Stagnan, Masih Dibanderol Rp2.670.000/Gram
-
Apa Boleh Menggoreng di Rice Cooker? Pahami Dulu Risikonya
-
IHSG Sepekan Anjlok, Rp18 Triliun Raib dari Bursa Saham
-
Perempuan dan Beauty Fatigue: Saat Tren Kecantikan Mulai Terasa Melelahkan