/
Minggu, 26 Februari 2023 | 17:50 WIB
Suryo Utomo bersama klub BlastingRijder DJP (Instagram)

Menteri Keuangan Sri Mulyani, akhirnya mengambil langkah tegas terkait beredarnya foto Dirjen Pajak Suryo Utomo tengah mengendarai Motor Gede (MoGe).

Dalam foto yang beredar itu, Suryo Utomo bersama klub BlastingRijder DJP yaitu komunitas pegawai pajak yang menyukai naik motor besar tengah mengandarai MoGe.

Lewat akun media sosial instagram @smindrawati menyampaikan dua instruksi kepada Dirjen Pajak.

Pertama, ia meminta kepada Dirje Pajak untuk menyampaikan jumlah harta kekayaan beserta sumbernya.

"Jelaskan dan sampaikan kepada masyarakat/publik mengenai jumlah Harta Kekayaan Dirjen Pajak dan dari mana sumbernya seperti yang dilaporkan pada LHKPN," tulisnya, dikutip Minggu 926/2/2023).

Selanjutnya, Sri Mulyani meminta agar klub BlastingRijder DJP dibubarkan. 

"Hobi dan gaya hidup mengendarai Moge - menimbulkan persepsi negatif masyarakat dan menimbulkan kecurigaan mengenai sumber kekayaan para pegawai DJP," jelasnya.

Bahkan, menurut Sri Mulyani, apabila Moge tersebut diperoleh dan dibeli dengan uang halal dan gaji resmi, mengendarai dan memamerkan Moge bagi Pejabat/Pegawai Pajak dan Kemenkeu telah melanggar azas kepatutan dan kepantasan publik

"Ini mencederai kepercayaan masyarakat," jelasnya.

Baca Juga: Marszalek Juara Balapan F1 Powerboat Danau Toba

Adapan tindakan Sri Mulyani itu, merupakan imbas dari viralnya kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anak pejabat tinggi Direktorat Jenderal Pajak terhadap David Latumahina.

Diketahui, David merupakan anak seorang Petinggi GP Ansor yang dianiaya pemuda Bernama Mario Dandy hingga koma.

Load More