Tiga orang sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus penganiayaan David Ozora, anak Pengurus Pusat (PP) GP Ansor.
Tiga orang tersebut yakni Mario Dandy Satriyo, Shane Lukas, dan Agnes Gracia Haryanto.
Setelah ditetapkan tersangka, ketiganya telah menjalani rekonstruksi kasus penganiayaan David yang digelar oleh Polda Metro Jaya, Jumat (10/3/2023).
Namun ayah Shane Lukas, Tagor Lumbantoruan mengungkap bahwa anaknya tidak ikut melakukan penganiayaan terhadap David.
Hal itu ia sampaikan pada awak media pasca rekonstruksi kasus penganiayaan David.
"Saya tanya anak saya, 'saya tidak melakukan apa-apa tenang ayah jangan panik ayah, saya hanya diminta untuk mejadi saksi diawal itu'," ucap Tagor dikutip dari tayangan Youtube Intens Investigasi, Minggu (12/3/2023).
Ayah Shane juga mengatakan bahwa anaknya merasa menyesal dan merasa dikelabui.
Hal itu terungkap saat Tagor menjelaskan pertama kali ia mendapatkan informasi keterlibatan anaknya dalam kasus penganiayaan kepada David. Saat itu Shane Lukas masih berstatus sebagai saksi.
"Makanya saya juga bingung, anak saya saya tanya 'ada apa kamu?', 'Ya aku menyesal pak, saya terjerat disini, di kelabui lah, tanpa sepengetahuannya terjadi seperti ini," kata Tagor menirukan ucapan anaknya.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Pesta Gol 6-1 Lawan PSIS, Borneo FC Kian Mendekat ke 3 Besar
Di sisi lain, kuasa hukum Shane Lukas, Happy Sihombing mengatakan bahwa klien-nya seperti tak berdaya di hadapan Mario, karena perbedaan status sosial dan finansial.
"Jadi Shane ini, itu ada ketaklukan mental ya, karena si Mario ini dia itu status sosialnya itu fakta ya tidak terbantahkan, status sosial dan finansialnya (Mario Dandy) jauh dari si Shane," ungkap Happy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali