/
Selasa, 18 April 2023 | 18:52 WIB
TikToker Bima [tangkapanlayar/bima]

Baru-baru ini, sosok Tiktoker Bima Yudho menuai kontroversi setelah kritik yang disampaikan terhadap pemerintah Lampung menjadi viral. 

Melalui akun TikToknya @awbimaxreborn, Bima yang lahir dan besar di Lampung mengidentifikasi beberapa masalah yang menghambat pembangunan daerah di Lampung, di antaranya infrastruktur, pendidikan, dan korupsi. 

Ternyata, tak cuma Bima yang tak puas dengan pembangunan infrastruktur daerah. Bima hanyalah satu dari wakil generasi Z (Gen Z) yang menyuarakan ketidakpuasannya. 

Nyatanya, berdasarkan hasil riset Praxis Public Relations (Praxis), sebanyak 69,47 persen Gen Z merasa pembangunan infrastruktur sebagai layanan eksekutif pemerintah daerah belum memuaskan. 

Selain pembangunan infrastruktur, responden Gen Z juga merasa penegakan hukum, termasuk penanggulangan korupsi (67,79 persen), serta pendidikan (57,98 persen) belum memuaskan. 

Data survei Praxis ini seakan memvalidasi ketidakpuasan Bima yang juga merupakan salah satu representasi populasi Gen Z.

Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Mamagini, Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Armand Suparman mengatakan bahwa Bima yang merupakan perwakilan Gen Z menunjukkan bahwa generasi penerus Indonesia memiliki pemikiran kritis. Namun di saat yang sama, mereka juga sudah memiliki gambaran akan sosok pemimpin yang ideal. 

Load More