Jonathan Latumahina masih kerap membagikan progres perkembangan sang anak, David Ozora, pasca penganiayaan yang dilakukan secara keji oleh Mario Dandy.
Terbaru, petinggi Gerakan Pemuda (GP) Ansor itu membagikan foto ketika sang anak tengah belajar matematika dasar sebagai salah satu bagian dari terapi yang harus dilakukannya.
Akibat trauma di otak yang dialaminya, Jonathan Latumahina pernah mengungkap prediksi dokter bahwa David Ozora tidak bisa kembali bersekolah sampai batas waktu yang belum diketahui.
Saat itu Jonathan Latumahina menyebut, butuh waktu 6 bulan sampai 1 tahun untuk memulihkan kondisi David seperti semula, termasuk kondisi kognitifnya.
Dalam foto yang dibagikan Jonathan Latumahina di akun Twitter-nya, tampak David tengah mengerjakan latihan soal matematika.
Namun yang membuat publik terenyuh, David bukan mengerjakan soal matematika lanjut yang ditujukan untuk anak SMA. Ia malah mengerjakan soal-soal matematika dasar yang sangat sederhana, yang biasa diberikan untuk anak TK atau prasekolah.
Tampak dalam foto tersebut, soal-soal yang harus dikerjakan David di antaranya adalah menebalkan garis dalam berbagai pola.
Selain itu, David juga harus mengerjakan beberapa soal penjumlahan sederhana yang biasa dilakukan oleh anak kelas 1 SD.
Melihat unggahan tersebut, tak sedikit dukungan dan doa yang diberikan warganet kepada David. Sebagian besar bersyukur, karena David telah sampai pada tahap ini meski belum sepenuhnya pulih.
Baca Juga: Virgoun Ternyata Sempat Ngaku Selingkuh hingga Berhubungan Badan
"Masya Allah, sampe harus ke matematika dasar untuk merangsang otak. Semangat terus David," komentar warganet.
"Mantap Mas David, sedikit lagi pulih 100%," tulis waragnet yang lain memberi semangat.
"Sedih banget pasti ngajarin dari awal lagi. Semangat, om, semoga David cepet sembuh ya," kata warganet menguatkan Jonathan Latumahina.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten