Kebersamaan Nikita Mirzani dan Fuji dalam acara pembukaan klinik kecantikan Benings di Malang rupanya mencuri perhatian warganet.
Pasalnya, sebelumnya Nikita Mirzani sempat habis-habisan menyindir Fuji terkait tarif wawancara yang dianggap cukup fantastis.
Seolah mencoba untuk profesional dengan pekerjaan yang diemba, Nikita Mirzani dan Fuji nampaknya mencoba akrab satu sama lain.
Keduanya bahkan duduk bersama saat menaiki becak lampu.
Tak sendirian, ada pula Thariq Halilintar dan dokter Okky serta rombongan yang menaiki kendaraan tersebut.
Di tengah keseruan mengobrol dan menyanyikan lagu bersamaan, Nikita Mirzani mendadak melemparkan pertanyaan terkait kemungkinan kembali merajut asmara dengan Thariq Halilintar.
"Kamu nggak mau balikan?" tanya Nikita Mirzani.
Sayangnya, saat itu Fuji sedang fokus pada lagu yang sempat dinyanyikan oleh rombongan.
Mendapati pertanyaannya tak dijawab, Nikita Mirzani kembali mengulang pertanyaan.
Baca Juga: Antonio Dedola Janji Akan Ungkap Kebenaran di Akun Youtubenya Usai Berseteru Dengan Nikita Mirzani
"Memangnya tidak ada harapan?" ulang Nikita Mirzani.
Usai dua kali ditanya, Fuji akhirnya menjawab bijak.
"Doakan saja yang terbaik," jawab Fuji singkat.
Cuplikan video ini dibagikan ulang oleh akun Instagram lambe__danu dan menuai beragam komentar.
Tak sedikit yang menyoroti ekspresi serta gerak-gerik Fuji tatkala duduk serta mengobrol dengan Nikita Mirzani.
Pasalnya dalam video tersebut, Fuji beberapa kali terlihat canggung dan lebih pemalu.
Alhasil beberapa warganet menduga bila Fuji sebenarnya tidak nyaman berada di samping Nikita Mirzani.
"Fuji ga nyaman, keliatan bet mukanya," komentar seorang warganet.
"Raut wajahnya Fuji memang senyum, tapi jujur dari eskpresi gesturnya, dia ga nyaman berlama-lama di situ, itu kayaknya karena kejebak situasi aja," tambah warganet lain.
"Fuji sebenernya eneg banget itu sama si Nyai, cuma mencoba profesyenel," tulis warganet yang berbeda.
Berita Terkait
-
Momen Nikita Mirzani Ajak Fuji Foto Bareng, Publik Soroti Ekspresi Wajahnya: Nggak Bisa Bohong
-
Kerap Dipaksa Balikan Hingga Musuhan, Fuji Tegaskan Jangan Menaruh Ekspetasi ke Hubungannya dengan Thoriq Halilintar: Aku Bukan Boneka!
-
Pernah Nyinyirin, Nikita Mirzani Sebut Tak Pernah Ada Masalah dengan Fuji: Terlalu Banyak Muka
-
Fuji dan Thariq Halilintar Kepergok Duduk Berdampingan di Pesawat, Sudah Balikan?
-
Fuji Satu Proyek dengan Nikita Mirzani, Warganet Ngeri: Mending Jaga Jarak, Serem
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan