Beredar kabar yang menarasikan bahwa terdapat dana 150 miliar untuk menyingkirkan Gibran Rakabuming Raka hingga membuat Jokowi ancam seret sejumlah tokoh.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 815 ribu pengikut bernama POLITIK NUSANTARA melalui sebuah video yang diunggah pada 8 Juni 2023.
"150 MILIAR UNTUK SINGKIRKAN GIBRAN..JOKOWI TAK TINGGAL DIAM ANCAM SERET TOKOH-TOKOH INI !!" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Jumat (9/6/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang telah direkayasa sebagai thumbnail dengan narasi sebagai berikut:
"TEMUAN FAKTA BARU!!
150 MILIAR SINGKIRKAN GIBRAN
JOKOWI ANCAM SERET TOKOH-TOKOH INI"
Namun begitu, apakah benar terdapat temuan dana 150 miliar untuk singkirkan Gibran?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait adanya uang senilai 150 miliar untuk menyingkirkan Gibran.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Jokowi mengancam akan menyeret sejumlah tokoh.
Baca Juga: Catat Semua Sikap dan Perilaku Hakim Sidang Haris dan Fatia, KY: Tahan Diri dari Perkataan Seksis
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau pun berita kredibel yang menyatakan terdapat dana 150 miliar untuk singkirkan Gibran.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan terdapat dana 150 miliar untuk menyingkirkan Gibran Rakabuming Raka hingga membuat Jokowi ancam seret sejumlah tokoh merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Anies Baswedan Ajak Masyarakat Indonesia Tolak Kedatangan Timnas Argentina
-
Menteri-Menteri Jokowi Ini Menolak Jadi Cawapres, Ngaku Sudah Tua
-
CEK FAKTA: Surya Paloh Resmi Mengundurkan Diri dari Jabatan Ketum NasDem
-
CEK FAKTA: Tolak Argentina Main dengan Indonesia, Anies Baswedan Dipermalukan di Depan Publik
-
Luhut Jamin Proyek Infrastruktur Jokowi Tak Mangkrak Dan Selesai Pada Tahun 2024
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter