/
Rabu, 14 Juni 2023 | 14:20 WIB
CEK FAKTA: Heboh Rumah Mewah Anies Baswedan Disita KPK, Benarkah? (Thumbnail YouTube)

Beredar kabar yang menarasikan bahwa rumah mewah milik Anies Baswedan disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 86,7 ribu pengikut bernama NARASI POLITIK melalui sebuah video yang diunggah pada 13 Juni 2023.

"KPK Breaking news..!!Heboh rumah mewah anies di sita, kpk temukan sejumlah rumah mewah anies.!!" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Rabu (14/6/2023).

Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa sebagai thumbnail dengan narasi berikut:

"RUMAH MEWAH ANIES DISITA KPK
20 RUMAH MEWAH MILIK ANIES BERHASIL KPK SEGEL"

Namun begitu, apakah benar rumah mewah Anies Baswedan disita KPK?

Penjelasan

Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait rumah Anies Baswedan yang disita KPK.

Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa KPK menyegel 20 rumah mewah milik Anies Baswedan.

Baca Juga: 5 Pemain Naturalisasi yang Layak Disaksikan Aksinya saat Timnas Indonesia Hadapi Palestina

Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti ataupun berita kredibel yang menyatakan KPK sita atau segel rumah milik Anies Baswedan.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan KPK sita atau segel rumah milik Anies Baswedan merupakan klaim yang salah.

Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More