Fais Rafsanjani, paman Muhammad Naufal Zidan (19), mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang dibunuh seniornya, Altafasalya Ardnika Basya menceritakan sempat berbincang dengan pelaku. Kata Fais, pelaku mengaku dekat dengan mendiang sang keponakan.
"Kalau saya waktu pas presscon, sempat ngobrol sama pelaku memang katanya si pelaku ini deket sama sosok daripada korban," ujar Fais yang dikutip Mamagini.Suara.com dari Youtube Kompas TV, Senin (7/8/2023).
Namun ia mengaku tak menyangka pelaku tega menghabisi nyawa Naufal Zida meski merasa dekat.
"Cuma saya bilang kalau memang kau dekat sama korban, kenapa kau tega saya bilang kepada pelaku ? Kenapa nggak bukan orang lain? Kenapa nggak kau cegat pikiran seperti ini, biar tidak terjadi korban di kemudian hari saya bilang kata gitu ke pelaku," ungkap Fais.
Lebih lanjut, Fais menuturkan bahwa pengakuan pelaku menghabisi keponakannya lantaran pikirannya tengah kalut dan terbentur utang dan pinjaman online.
Karena itu ia tak habis pikir pelaku tega menghabis nyawa Naufal Zidan.
"Ya pikiran kalut sudah kebentur hutang, kebentur pinjol dan lain-lain. Padahal kamu ini ketemu orang baik, saya bilang seperti itu kepada pelaku. Kenapa tetap tega (Bunuh Naufal Zidan) kebaikan dibalesnya seperti itu, kok tega, saya bilang seperti itu," ungkap Fais.
Selain itu, Fais mengatakan Naufal Zidan tak pernah menceritakan sosok Altafasalya Ardnika Basya kepada keluarga. Ia baru mengetahui Naufal Zidan dekat dengan seniornya itu saat berbincang dengan pelaku.
"Korban tidak pernah cerita ke keluarga. Cuma pas kemarin si pelaku ngobrol itu kenal dekat sama korban," katanya.
Baca Juga: 9 Aktor Aktris Korea yang Berhasil Tembus Hollywood, Terbaru Ada Park Seo Joon
Sebelumnya, Wakasat Reskrim Polres Metro Depok, AKP Nirwan Pohan mengatakan beradasarkan pengakuan tersangka, bahwa motif pelaku membunuh karena iri dan ingin menguasai harta korban untuk melunasi utang lantaran terlilit pinjaman online (pinjol).
Kata Nirwan Pohan tersangka mengalami kerugian akibat investasi kripto dan utang pinjol. Total kerugian dari investasi kripto mencapai Rp 80 juta.
"Pengakuannya total hutang sekitar Rp 80 Juta. Pelaku ini bermain kripto itu akhirnya rugi mungkin pinjam sana akhirnya pinjem pinjol, tetapi tidak pada satu orang bukan hanya pinjem pinjol tapi teman-temannya. Kepada korban (pelaku) ada pinjam Rp 200 ribu dan sudah dikembalikan," ujar Nirwan." ujar Nirwan Pohan dikutip Mamagini.Suara.com dari Youtube Kompas TV, Senin (7/8/2023).
Selain itu, Nirwan Pohan menyebut pelaku dan korban adalah teman dekat. Pelaku kata Nirwan Pohan mengaku mengetahui persis barang-barang mewah dan isi ATM mililk korban.
Bahkan kata Nirwan Pohan, pelaku mengaku iri dan ingin menguasi harta korban untuk melunasi utangnya.
"Memang pelaku dan korban berteman dan tahu korban tahu punya barang-barang seperti laptop merek MacBook, iPhone segala macam dan tahu persis bahwa korban baru pulang dari kampung pada hari Minggu," ungka Nirwan Pohan.
Berita Terkait
-
Pelajaran dari Kasus Mahasiswa UI Terlilit Pinjol Hingga Bunuh Junior, OJK: Pinjaman untuk Produktif Bukan Konsumtif
-
Heboh Mahasiswa UI Dibunuh Senior Karena Terlilit Pinjol, Ini Cara Agar Gak Putus Asa Saat Banyak Utang!
-
Ini Profil Pelaku Pembunuhan Mahasiswa UI, Pernah Kerja di Perusahaan Keuangan
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sabar Menanti 20 Tahun, Mimpi Warga Boyolali Punya Jembatan Permanen Akhirnya Terwujud
-
Hasil Super League: Persija Jakarta Bantai Persebaya 3-0 di Stadion GBK
-
Publik Bosan Dengar Klarifikasi Rizky Billar Dituding Pria 'Mokondo' sampai Pamer Honor Sinetron
-
Dibeli Rp 280 Juta, Nenek Ini Ditangkap Hendak Selundupkan 2 Kg di Bandara Silangit
-
Refleksi Lagu Runtuh: Ketika "Baik-baik Saja" Jadi Kebohongan Paling Melelahkan
-
Buka HP dan Baca Pesan WA Ku, Wasiat Mahasiswa PNP di Buku Sebelum Ditemukan Tewas di Kos
-
Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Pesilat Indonesia Kompak Dukung Misi Prabowo: Pencak Silat Wajib Tembus Olimpiade!
-
Dari Bela Diri ke Jati Diri, Prabowo Subianto Soroti Makna Pencak Silat bagi Bangsa