Para calon pemain dari 12 kota telah mengambil bagian dalam proses seleksi Tim U17 Indonesia di Lapangan A, Senayan, Jakarta, pada hari Selasa (15/8/2023). Mereka akan menjalani seleksi hingga hari Kamis (17/8/2023) mendatang.
Seperti yang telah diberitahukan, PSSI telah menyelenggarakan seleksi ini dengan tujuan untuk mengidentifikasi pemain-pemain baru yang akan memperkuat tim U-17 Indonesia dalam ajang Piala Dunia U-17 2023 yang akan diselenggarakan di Indonesia pada bulan November mendatang.
12 kota yang dimaksud adalah Bandung, Palembang, Bali, Tangerang, Samarinda, Jakarta, Solo, Banjarmasin, Medan, Surabaya, Manado, dan Makassar.
Pelatihan ini langsung diawasi oleh pelatih Tim U-17 Indonesia, yaitu Bima Sakti, dengan didampingi oleh Direktur Teknik Indra Sjafri dan Konsultan Pelatih Frank Wormuth.
Selama sesi seleksi terkini, para pemain menjalani latihan yang bervariasi, mulai dari aspek dasar seperti teknik passing, permainan rondo, hingga sesi pertandingan.
Sesi ini penting, mengingat sebelumnya skuad Garuda Muda kalah dua kali dari tim muda kelas internasional seperti Kashima Antlers atau Barcelona Juvenil A.
"Banyak semangat dan antusiasme dari para pemain dalam mengikuti rangkaian latihan yang kami berikan. Kami memberi kesempatan pada dua kelompok, mereka mulai latihan dari pukul setengah 3 hingga setengah 4 sore, dan sesi kedua pada pukul 4 sore. Beberapa latihan yang kami lakukan mencakup latihan passing dan juga permainan dalam tim selama 25 menit x 2. Beberapa pemain mungkin lelah pada sesi latihan kedua, dan kami akan mengevaluasi serta mengurangi durasinya. Seleksi ini dijadwalkan selama 3 hari," ujar Bima Sakti dikutip dari situs resmi PSSI.
Lebih lanjut, Bima Sakti berbicara mengenai peluang para pemain yang berasal dari seleksi 12 kota ini untuk masuk ke dalam tim U-17 Indonesia.
"Mereka memiliki kualitas yang bagus, ada beberapa pemain yang memiliki potensi untuk mendapatkan kesempatan lebih lanjut. Kami mencari pemain yang memiliki kesiapan fisik, pengalaman, serta mental yang kuat, dan juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Saat ini kami memberikan mereka peluang dan akan mencoba mengembangkan potensinya, semoga mereka bisa beradaptasi," tambah Bima Sakti.
Baca Juga: Jelang Laga Lawan Malaysia di Piala AFF U23, Ini Menu Latihan Pertama dari Shin Tae-yong
Seluruh proses seleksi ini menunjukkan komitmen yang kuat dari PSSI dan tim pelatih dalam upaya mengembangkan sepak bola di level usia muda di Indonesia serta menemukan bakat-bakat yang siap untuk bersaing di tingkat internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Desil Tidak Sesuai? Ini Cara Ubah Data DTKS dan DTSEN Agar Dapat Bansos
-
The End of Oak Street Pamer Dinosaurus Sampai Misterinya Lupa Dikupas
-
BEI Buka Suara Usai MSCI Rombak Indeks, 10 Saham RI Turun Kasta
-
Tak Perlu beli Baru, Ini 6 Cara Mengatasi HP Lemot agar Kembali Cepat dan Responsif
-
Mencekam di Dasar Sumur Tasikmalaya: Mayat Perempuan Ditemukan Bersama Ular Kobra
-
Baru Sebulan Jual Sabu, IRT di Medan Ditangkap Polisi
-
Lagu 'Astaga Bercanda' Viral dan Bikin Baper: Cerita Cinta Segitiga yang Dibalut Tawa
-
Kejutan! Lesti Kejora Bakal Meriahkan Konser 30 Tahun UNGU, Cek Harga Tiketnya
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Mengerikan
-
Tempat Penampungan Imigran di Pekanbaru Dirazia Aparat Gabungan