/
Senin, 11 September 2023 | 16:14 WIB
Bakal Capres Ganjar Pranowo (Suara.com/Yasir)

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah merespons kasus tayangan adzan di salah satu stasiun televisi swasta yang menampilkan bakal calon presiden dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo. Dalam tayangan tersebut, Ganjar terlihat dalam adegan shalat berjamaah yang disiarkan oleh RCTI.

Aliyah, Komisioner bidang Pengawasan Isi Siaran KPI, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan kajian terhadap peristiwa tersebut. "Kami mengkaji terhadap hal tersebut dan kami telah meminta klarifikasi segera dari lembaga penyiaran yang menayangkan," ujar Aliyah kepada awak media.

Selain melakukan kajian, KPI juga telah mengirimkan surat kepada lembaga penyiaran yang bersangkutan. Saat ini, KPI masih menunggu respon dari pihak tersebut. RCTI, stasiun televisi yang menyiarkan tayangan tersebut, merupakan milik Harry Tanoesoedibjo, pemimpin Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Dalam konteks pemilihan presiden (Pilpres), Partai Perindo memberikan dukungan kepada Ganjar Pranowo.

Aliyah menambahkan, "Kami juga telah mengirimkan surat kepada lembaga penyiaran tersebut, dan saat ini tinggal menunggu respon mereka mengenai kesediaan waktu untuk klarifikasi."

Sebelumnya, Ganjar Pranowo jadi perbincangan gara-gara dirinya muncul di adzan salah satu televisi. Dalam tayangan adzan maghrib tersebut, mulanya dibuka dengan pemandangan alam Indonesia. Ganjar lalu muncul menyambut jemaah yang akan salat.

Load More