Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah merespons kasus tayangan adzan di salah satu stasiun televisi swasta yang menampilkan bakal calon presiden dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo. Dalam tayangan tersebut, Ganjar terlihat dalam adegan shalat berjamaah yang disiarkan oleh RCTI.
Aliyah, Komisioner bidang Pengawasan Isi Siaran KPI, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan kajian terhadap peristiwa tersebut. "Kami mengkaji terhadap hal tersebut dan kami telah meminta klarifikasi segera dari lembaga penyiaran yang menayangkan," ujar Aliyah kepada awak media.
Selain melakukan kajian, KPI juga telah mengirimkan surat kepada lembaga penyiaran yang bersangkutan. Saat ini, KPI masih menunggu respon dari pihak tersebut. RCTI, stasiun televisi yang menyiarkan tayangan tersebut, merupakan milik Harry Tanoesoedibjo, pemimpin Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Dalam konteks pemilihan presiden (Pilpres), Partai Perindo memberikan dukungan kepada Ganjar Pranowo.
Aliyah menambahkan, "Kami juga telah mengirimkan surat kepada lembaga penyiaran tersebut, dan saat ini tinggal menunggu respon mereka mengenai kesediaan waktu untuk klarifikasi."
Sebelumnya, Ganjar Pranowo jadi perbincangan gara-gara dirinya muncul di adzan salah satu televisi. Dalam tayangan adzan maghrib tersebut, mulanya dibuka dengan pemandangan alam Indonesia. Ganjar lalu muncul menyambut jemaah yang akan salat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Putih, Ini Standar Baru Kulit Cerah yang Sehat
-
Mudik Gratis Kemenhub 2026: Pendaftaran Dibuka 1 Maret, Simak Tujuannya
-
2 Tersangka Korupsi Proyek Pabrik Es di Aceh Barat Daya Ditahan
-
Meski Dana BOS Belum Cair, Sekolah Jalankan SE Pengecatan dan Pemasangan Foto Bupati Kulon Progo
-
Heboh Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Akun Resmi Serie A Italia: Jay Idzes Aja Bangga!
-
Miskin Itu Bukan Takdir, Tapi Warisan yang Lupa Ditolak
-
Investasi Panas Bumi Rp1,5 Triliun di Luwu Utara Diduga Terafiliasi Israel, Siapa Beri Izin?
-
Persiapan Singkat, Persib Bandung Waspadai Parkir Bus Madura United
-
Dilibas Bhayangkara 4-0, Pelatih Semen Padang: Pertandingan Lucu!
-
3 Eks Kepala KSOP Pelabuhan Belawan Ditahan di Kasus Dugaan Korupsi PNBP