Pemilihan Presiden atau pilpres 2024 sudah di depan mata. Hingga saat ini, Indonesia memiliki 3 bakal calon presiden (bacapres) yang akan bertarung menuju kursi kepresidenan, yaitu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto.
Meski masa kampanye belum dimulai, ketiganya diketahui sudah mulai mencuri start dengan mengumbar janji mengenai agendanya masing-masing jika nanti terpilih menjadi Presiden Indonesia.
Apa saja janji para bacapres ini?
Yang pertama, Anies Baswedan, sebagai satu-satunya bacapres yang sudah mengumumkan bacawapres pasangannya, yaitu Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Anies mengatakan bahwa agenda besar yang ingin dilakukan ialah menjadikan Indonesia yang kemajuannya dirasakan oleh semua.
Dikutip dari Kompas TV, jika terpilih menjadi presiden nanti, Anies ingin ada kesetaraan kesempatan untuk para keluarga di Indonesia, di manapun mereka berada, yaitu kesetaraan kesempatan untuk mendapat pendidikan yang baik, pelayanan kesehatan yang baik, mendapatkan kebutuhan pokok yang murah dan terjangkau, dan mendapatkan lapangan pekerjaan yang baik.
Bacapres kedua, Ganjar Pranowo, berjanji untuk melanjutkan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia juga mengatakan akan melanjutkan upaya pemberantasan korupsi yang sudah diinisiasinya saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.
Terbaru, Ganjar dalam sesi wawancara bersama Rheinald Kasali menyebut bahwa dirinya berkeinginan untuk menaikkan gaji guru menjadi Rp 30 juta lantaran miris dengan kondisi ekonomi para guru yang pas-pasan.
Terakhir, Prabowo Subianto merangkum janjinya dalam 'Program Best Results Fast 2024-2029'. Dalam program itu, ia menjanjikan pemberian bantuan perbaikan gizi untuk ibu hamil dan anak. Menteri Pertahanan itu berjanji akan memberi makan siang dan susu gratis untuk murid sekolah, pesantren, balita, dan ibu hamil.
Selain bantuan perbaikan gizi, Prabowo juga berkomitmen melanjutkan kebijakan Presiden Joko Widodo yang pro rakyat, di antaranya Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Sembako, Kartu Pra Kerja, dan Program Keluarga Harapan.
Baca Juga: Didatangi Ayu Ting Ting, Berharap Pasar Tanah Abang Ramai Lagi
Prabowo juga menyinggung mengenai perlunya kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI dan Polri untuk memberantas korupsi. Hal ini karena ia meyakini praktek korupsi terus terjadi karena kesejahteraan para penyelenggara negara belum terpenuhi.
Nah, itulah janji kampanye dari tiga bacapres yang akan bertarung di pilpres 2024 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi