Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi, telah secara resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI. Inilah beberapa fakta unik seputar keputusan Kaesang bergabung dengan PSI:
1. Penyerahan KTA oleh Giring Ganesha
Proses penyerahan KTA PSI kepada Kaesang dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP PSI, Giring Ganesha. Ini merupakan momen penting dalam perjalanan politik Kaesang.
2. Dilakukan di Kediaman Jokowi di Solo
Penyerahan KTA PSI kepada Kaesang berlangsung di kediaman Presiden Jokowi di Solo, Jawa Tengah. Ini menunjukkan dukungan dan keseriusan Kaesang dalam terjun ke dunia politik.
3. Friendship Card
KTA PSI yang diserahkan kepada Kaesang disebut sebagai "friendship card." Ini menandakan bahwa keanggotaan Kaesang di PSI lebih dari sekadar hubungan politik, tetapi juga persahabatan.
4. Pendaftaran Sebelum Video di Instagram PSI
Kaesang sebenarnya telah mendaftarkan dirinya sebagai kader PSI sebelum video resmi PSI yang menampilkan mawar di Instagram diunggah. Proses pendaftaran ini telah berlangsung sekitar seminggu sebelum video tersebut.
Baca Juga: Dagangan Sepi dan Tak Dapat Uang, Pedagang Jasuke Ini Ambruk Gegara Tak Makan 2 Hari
5. Energi Baru untuk PSI
Kaesang bergabung dengan PSI dianggap sebagai penyegaran dan "energi baru" bagi partai tersebut. Grace Natalie, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, menyatakan bahwa kehadiran Kaesang membawa komunikasi dan persahabatan yang telah terjalin cukup lama. Hal ini dianggap sebagai langkah positif bagi PSI dalam berjuang di dunia politik.
Dengan bergabungnya Kaesang Pangarep, PSI menambahkan anggota terbaru yang diyakini akan memberikan kontribusi positif dalam upaya perubahan dan kemajuan di politik Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
Definisi Wangi Tanpa Ribet: 5 Parfum Balm Ringkas yang Antibocor
-
Instaperfect Cushion untuk Kulit Apa? Ini Varian, Manfaat, dan Kelebihannya Menurut Review
-
7 Cara Membedakan Sepatu Ortuseight Asli dan KW agar Tidak Salah Beli
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
-
Menjaga Nostalgia, Merangkul Semua: Upaya Orutaku Club Agar Tetap Inklusif
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Geger Penemuan Granat Nanas Aktif di Rumah Purnawirawan TNI Blitar