Kontroversi muncul setelah serangan mengejutkan oleh kelompok Palestina, Hamas, terhadap Israel pada hari Sabtu lalu (7/10/2023). Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menggunakan platform media sosial X untuk menyampaikan "Turut berbelasungkawa kepada semua yang kehilangan kerabat atau orang terdekat dalam serangan teroris tersebut."
Selain itu, ia juga menyatakan bahwa "hak Israel untuk melakukan pembelaan diri adalah sesuatu yang tak diragukan."
Banyak pemimpin dunia, termasuk Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, juga menyatakan pandangan serupa. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyatakan seperti dilansir dari Aljazeera: "Israel memiliki hak untuk membela diri - hari ini dan di hari-hari mendatang. Uni Eropa berdiri bersama Israel."
Namun, beberapa pengguna media sosial mengkritik pernyataan-pernyataan ini, dengan menyatakan bahwa hal tersebut menunjukkan adanya standar ganda. Hak Ukraina untuk membela diri dipuji oleh sebagian besar pemimpin internasional sementara invasi Rusia dikutuk, tetapi para komentator mengatakan hal yang sama tidak dapat dikatakan tentang pendudukan Israel di Tepi Barat dan Gaza.
Aaron Bastani, seorang jurnalis Britania yang berhaluan kiri, mengatakan di X bahwa ada "standar ganda yang jelas dalam mendukung terorisme terhadap target sipil di Ukraina dan mengutuknya oleh Palestina."
Banyak pengguna media sosial mengatakan bahwa diplomat-diplomat dan media Barat mendukung warga Ukraina yang membela tanah mereka, tetapi menyebut orang Palestina yang berjuang melawan Israel sebagai "teroris."
Mustafa Barghouti, Sekretaris Jenderal Inisiatif Nasional Palestina, mengajukan pertanyaan retoris, "Mengapa Amerika Serikat mendukung Ukraina dalam melawan pendudukan - sementara di sini mereka mendukung kolonialis yang terus menduduki kami?"
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
35 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Mei 2026, Klaim Star Shards dan Pemain OVR Tinggi
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Alih Fungsi Kali Ciputat Jadi Bintaro Xchange Mall Diduga Cacat Hukum dan Salah Gunakan Wewenang
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Update Jalur Tambang Parungpanjang, Sekda Bogor Ungkap Proses Appraisal dan Skema Hibah Lahan
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius
-
SF Hariyanto Sering Disebut, Diminta Dihadirkan dalam Sidang Abdul Wahid
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026