Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya tumbuh tinggi dan sehat. Tinggi badan anak dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti genetik, hormon, aktivitas fisik, dan tentu saja, nutrisi.
Makanan yang dikonsumsi anak sejak dini berperan penting dalam menentukan tinggi badannya di masa depan.
Oleh karena itu, orang tua harus memperhatikan asupan makanan anak agar ia mendapatkan nutrisi yang cukup untuk merangsang pertumbuhan tulang dan ototnya.
Makanan apa saja yang wajib dikonsumsi anak agar tumbuh tinggi? Berikut ini adalah beberapa contohnya:
1. Susu
Susu adalah sumber kalsium yang sangat baik untuk memperkuat tulang dan gigi. Selain itu, susu juga mengandung protein, vitamin D, dan fosfor yang membantu penyerapan kalsium oleh tubuh. Anak-anak sebaiknya minum susu setidaknya dua gelas per hari untuk memenuhi kebutuhan kalsiumnya.
2. Telur
Telur adalah sumber protein hewani yang berkualitas tinggi dan mudah dicerna oleh tubuh. Protein adalah zat pembangun yang diperlukan untuk pertumbuhan sel-sel tubuh, termasuk sel-sel tulang dan otot. Telur juga mengandung vitamin D, zat besi, dan kolin yang bermanfaat untuk kesehatan otak dan sistem saraf. Anak-anak sebaiknya mengonsumsi telur setidaknya satu butir per hari untuk mendapatkan manfaatnya.
3. Ikan
Baca Juga: Mpok Alpa Ditipu saat Belanja Online, Beli Speaker Rp5 Juta yang Datang Kopi Sachet
Ikan adalah sumber protein hewani yang juga kaya akan asam lemak omega-3. Asam lemak omega-3 berperan dalam meningkatkan fungsi otak, memperbaiki penglihatan, dan mencegah peradangan. Ikan juga mengandung vitamin D, yodium, selenium, dan zink yang penting untuk pertumbuhan tulang dan imunitas tubuh. Anak-anak sebaiknya mengonsumsi ikan setidaknya dua kali seminggu untuk mendapatkan asupan omega-3 yang cukup.
4. Sayur dan buah
Sayur dan buah adalah sumber vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Vitamin dan mineral berperan dalam menjaga keseimbangan hormon, metabolisme, dan fungsi organ tubuh. Serat membantu pencernaan dan menurunkan risiko obesitas. Antioksidan melindungi tubuh dari radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh. Sayur dan buah juga mengandung fitokimia yang dapat merangsang produksi hormon pertumbuhan. Anak-anak sebaiknya mengonsumsi sayur dan buah setidaknya lima porsi per hari untuk mendapatkan nutrisi yang optimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Demi Kuota Bimbel Tahun Depan, Orang Tua di Yogyakarta Rela Antre sejak Dini Hari hingga Menginap
-
Penjualan Global Toyota Terkoreksi pada Juli 2026 Akibat Permintaan di China Merosot Tajam
-
Makan Aman! Balita dan Lansia Korban Kebakaran Gambir Butuh Obat serta Selimut
-
Beli SR025 di wondr by BNI, Nikmati Kupon hingga 6,9% dan Cashback Rp15 Juta
-
Legenda Tenis Roger Federer Terima Cincin Hall of Fame di US Open 2026
-
Mengenal Ubi Bombing, Alternatif Pemadaman Karhutla Berbasis Tepung Singkong
-
AI Tak Bisa Lagi Berhenti di Tahap Uji Coba, Bisnis Dituntut Tunjukkan Dampaknya
-
Internet Sudah Jadi Kebutuhan Pokok, Kenapa Tata Kelolanya Masih Merugikan Konsumen?
-
Geliat Konten Affiliate: Potret Gagalnya Pemerintah Ciptakan Lapangan Kerja
-
Ketua KPU Langkat Dicopot-Dilaporkan ke DKPP, Diduga Gelapkan Mobil Dinas