Pemilihan umum masih tahun 2024 tetapi urusan calon presiden sudah dibahas sejak sekarang. Bila merujuk pada presidential threshold 20% maka baru PDI Perjuangan lah yang sudah memiliki tiket pencapresan di Pemilu 2024, tetapi justru partai ini pula yang masih terlihat adem ayem.
Banyak yang mengaitkan hal ini dengan konflik internal partai lantaran ada dua kader yang diunggulkan, yakni Ganjar Pranowo dan Puan Maharani.
Namun huru-hara pencapresan ini tampaknya tidak terlalu diambil pusing oleh Presiden Joko Widodo. Justru Jokowi sudah memikirkan, bahkan menyebut secara gamblang nama yang dinilai cocok menjadi calon wakil presiden.
Hal inilah yang diungkap politikus senior PDIP Panda Nababan di kanal YouTube Karni Ilyas Club. "Itu yang saya lihat potensial, siapapun nanti jadi calon presidennya," ucap Panda menirukan apa yang disampaikan Jokowi, dikutip Suara Manado, Sabtu (26/11/2022).
"Jokowi waktu saya tanya siapa bakal calon wakil presiden, dia melihat ada dua kandidat. Erick Thohir dengan Sandiaga Uno," tutur Panda menambahkan.
Pembicaraan dengan Jokowi ini mendadak kembali diingat Panda usai mendengar informasi Erick dijadikan ketua panitia acara pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono bulan Desember 2022 mendatang.
"Kalau dari segi adat istiadat dari segi Jawa, ini kan sepertinya sudah menaruh kepercayaan begitu penuh, itu juga sinyal, 'Ini lho nanti yang menjadi tumpuan dari keluarga kami, yang on behalf mewakili keluarga kami'," ujar Panda.
Hal ini sangat digarisbawahi Panda karena dianggap menjadi kode untuk keberpihakan Jokowi kepada Erick.
"Berbeda dengan Sandiaga Uno. Memang kalau dalam track pengalaman, Sandiaga sudah pernah jadi wakilnya Anies waktu perebutan kursi Gubernur DKI, kemudian (calon) wakil dari Prabowo untuk wapres," terang Panda.
Baca Juga: Profil Yudo Margono, Kandidat Kuat Calon Panglima TNI yang Ditunjuk Presiden
Namun tentu saja yang menjadi sorotan utama adalah siapa yang akan ditunjuk menjadi capres oleh Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDIP?
Rupanya Panda juga sudah membahas hal ini dengan sejumlah elite PDIP. Panda menyebut Megawati sudah tidak berkenan maju Pemilihan Presiden karena faktor usia.
"Dia sudah tiga kali kalah dan sekarang bertemu dengan (yang) lima kali menang," sambung Panda, merujuk pada sosok Jokowi yang telah dua kali memenangkan Pemilihan Wali Kota Solo, satu kali memenangkan Pemilihan Gubernur DKI Jakarta, lalu dua kali memenangkan Pemilihan Presiden.
"Alangkah eloknya ini yang kalah bertanya kepada yang menang. Maka waktu mereka bertemu di Batu Tulis aku terus terang merasa gembira," kata Panda.
Panda menilai Megawati pasti mempertimbangkan pendapat Jokowi untuk menentukan siapa nama capres yang akan didukung di Pilpres 2024.
"Nah siapa nanti yang mereka putuskan dari interaksi mereka berdua, saya percaya itulah yang terbaik, karena Mega sendiri tertolong ada orang tempat dia bertanya," jelas Panda.
"Kebetulan tempat dia bertanya itu orang yang punya reputasi, menang dalam lima kali pertandingan, dan itu jarang yang punya karier politik seperti itu kecuali Soeharto," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Muncul Bentangan Spanduk Jokowi 3 Periode Saat Presiden Kumpul Akbar Bareng Relawan di GBK
-
'Dia Merasa Ditikam' Terkuak Dua Pejabat Masuk Blacklist Megawati, Jabat Tangan pun Ogah!
-
Banggakan Angka Pertumbuhan Ekonomi RI di Tengah Situasi Global yang Suram, Jokowi: Patut Disyukuri, Kita Tidak Sombong
-
Rocky Gerung Sebut Jokowi Kumpulkan Relawan di GBK Karena Ketar-ketir Lihat Blusukan Anies, Aminuddin: Selalu Suudzon
-
Sosok Intelijen di Balik Suksesi Politik Megawati, Pernah Jadi Orang Jokowi, Kini Mertua Petinggi TNI
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?
-
Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional
-
Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun
-
Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya
-
Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer
-
Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli
-
Diduga Belajar Nyetir, Pengemudi Pikap Tabrak Pesepeda dan Pedagang di Lingkar Stadion Pakansari
-
KPK Geledah Kantor Bupati Lombok Barat hingga PUPR, Sita Dokumen dan Alphard
-
Pelajar Hilang di Curug Sri Rahayu Way Kanan
-
Nutrisi Jadi Kunci Generasi Emas 2045, Konsumsi Susu Anak Indonesia Perlu Ditingkatkan