Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muhammada Guntur Romli menyentil dan mengkritik keras Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan.
Hal itu buntut dari dugaan pernyataan Kapolres Cianjur soal pencabutan label gereja di tenda bantuan yang viral dianggapnya bukanlah aksi intoleran.
Melalui akun Twitternya, @GunRomli, menyebut bahwa pernyataan Kapolres Cianjur tersebut blunder. Sebab aksi pencopotan label geraja itu dinilai jelas aksi intoleran.
"Blunder ini pernyataan Kapolres Cianjur, jelas2 itu aksi intoleransi, nyopot2in label, lagian label2 kyak itu biasa ada di bantuan2 yg lain, knp yg dr gereja hrus dicopot?" kata Guntur Romli dikutip Suara Manado, Minggu (27/11/2022).
Guntur Romli menyebut bahwa aksi pencopotan label adalah sebuah bentuk provokasi.
Kapolres Cianjur dinilai seharusnya menindak lanjuti aksi provokasi sejumlah oknum tersebut.
"Bukannya sibuk & fokus menyebarkan bantuan tp malah mengganggu bantuan2 yg datang. Seperti halnya penghadangan bantuan2 tempo hari. Kapolres Cianjur harusnya menindak aksi provokasi macam itu, bukan malah ngasih angin," ungkapnya.
Menurutnya, label gereja yang tertempel di tenda bantuan dalam ukuran yang wajar merupakan hal yang biasa ada di setiap bantuan.
Pemberian label itu memiliki tujuan untuk memperlihatkan adanya transparasi, dokumentasi dan laporan.
Baca Juga: Lawan Jerman Kali Ini Haus Gol, Flick Yakin Bisa Kalahkan Spanyol
"Selama tdk disalahgunakan, knp hrus diganggu? Knp alergi dgn bantuan2 yg beda agama, Pelatih Timnas Saudi saja bukan orang Islam & tdk menikah," pungkasnya.
Melansir SuaraCianjur.id, Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap ormas yang mencopot label gereja di tenda bantuan korban gempa Cianjur.
Namun begitu, polisi tidak melanjutkan proses hukum terhadap ormas tersebut.
“Sudah diperiksa tadi malam, sudah berjanji tidak akan mengulangi,” kata Doni, seperti yang dikutip dari akun Instagram, @visitcianjur, yang dilihat pada Minggu (27/11/2022).
Doni menegaskan, jika hal tersebut kembali terulang, pihaknya akan melakukan proses hukum.
“Kalau terjadi lagi, kita akan proses hukum,” sambungnnya.
Berita Terkait
-
Masih Ada 14 Orang Hilang, BNPB Fokuskan Pencarian Korban Gempa Cianjur di Tiga Area
-
Jadi Host Agenda Nusantara Bersatu, Akun Intagram Ayu Dewi Diserbu: Astagfirulllah, Cianjur Butuh Bantuan
-
Kronologi Azka yang Terjebak Reruntuhan Puing Bangunan Selama 3 Hari, Ternyata Berlindung di Celah Lemari
-
Monyet Penghuni Gunung Manglayang Turun ke Pemukiman Warga usai Gempa Cianjur, Pertanda Sesar Lembang Bergeliat?
-
Kritisi soal Relawan di GBK, Demokrat Sebut Jokowi Tak Pantas: Lebih Baik Uangnya untuk Korban Cianjur
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat
-
Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Harga Plastik Melonjak! Ini 5 Alternatif Wadah Daging Kurban yang Ramah Lingkungan
-
Dituduh eks Istri Andre Taulany Langgar Privasi, Pengacara ART: Foto Pagar Rumah Bukan Data Pribadi
-
Oknum Guru Ngaji Kabur usai Diduga Lecehkan 11 Anak Bawah Umur di Kukar