Manado.suara.com - Beredarnya video syur diduga aktris Rebecca Klopper ini membuat sebagian orang menanggapi kasus tersebut. Salah satunya pakar ekspresi yang menyebut wanita mirip Rebecca itu tidak dalam pengaruh alkohol saat direkam berhubungan seksual.
Melansir dari akun Instagram gosip @lambe_danu, pakar ekspresi dan telematika, Kirdi Putra memberikan pandangannya terhadap video syur mirip Rebecca Klopper tersebut.
Menurut Kirdi Putra, sosok wanita yang berada dalam video syur tersebut tidak dalam kondisi mabuk atau di bawah pengaruh apapun saat melakukan adegan tak senonoh tersebut.
"Misalnya orang belum pernah diberi alkohol atau obat, itu bukan respons alamiah dia, nggak akan bereaksi kayak Otomatis situ, (sementara) ini bereaksi otomatis. Jadi, pertanyaannya bukan dalam pengaruh alkohol atau dalam pengaruh obat atau tidak," kata Kirdi Putra dikutip pada Jumat (26/5/2023).
Maka dari itu, ketika wanita diduga Rebecca Klopper itu disodorkan alat kelamin pemeran pria ke dalam mulutnya, sosok wanita itu langsung menyambutnya. Itu merupakan reaksi alamiah orang dengan jam terbang tinggi berhubungan seksual.
"Responsnya otomatis ini berarti sudah pernah melakukan sebelumnya. Bisa jadi dengan orang yang sama, bisa jadi dengan orang yang berbeda," pungkasnya.
Sontak saja postingan tersebut menuai beragam komentar netizen.
“y juga sih min kalau sebelumnya belum pernah melakukan.sama sekali seharusnya ada penolakan loh gak reflek ngemut ya, ini mah kaya udah biasa melakukan emutan, entah lah semoga segera selesai dan terungkap siapa.yang menyebarkan,” komen netizen.
“udh jelas kalo pro gitu ko sama juju mntn nya hanggini aja dia yg nyosor duluan,” ucap netizen.
Baca Juga: Otomatis "Sambut" Organ Intim yang Disodorkan Padanya, Gadis Mirip Rebecca Klopper Diduga Sudah...
“Pantes vibes-nya kayak janda. Ternyata emang suke ngewong, beda sama calon adek iparnya vibes gadis," tutur netizen.
“Klau mabok muka dy merah,” tambah lainnya.
Berita Terkait
-
Otomatis "Sambut" Organ Intim yang Disodorkan Padanya, Gadis Mirip Rebecca Klopper Diduga Sudah...
-
Waduh! Rebecca Klopper Sering Dapat Ancaman dari Mantan Pacar Sebelum Video Syur Beredar
-
Rebecca Klopper Diusir dari Rumah Sang Kekasih karena Kemaleman, Ayah Fadly Faisal Geram
-
Diungkap Sahabat, Begini Kondisi Terbaru dari Rebecca Klopper usai Video Syur 47 Detik Mirip Dirinya Tersebar
-
Ibunda Fadly Faisal Ngamuk saat Ditanya soal Dugaan Video Syur Mirip Rebecca Klopper: Gak Ada Etika!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar