Metro, Suara.com- Tim Penilai Kota Layak Anak pusat, mengunjungi Rumah Informasi Sejarah Metro Senin (27/06/2022). Tim penilai dari Kementrian didampingi Kadiskdikbud Metro dan Kepala Dinas P3AP2KB.
Suwandi menjelaskan Kota layak anak / kota ramah anak adalah suatu gagasan yang menunjukkan lingkungan kota terbaik atau lingkungan yang memiliki komunitas yang kuat serta memberi kesempatan pada anak untuk memiliki fasilitas pendidikan serta memberi kesempatan anak untuk mempelajari lingkungan dan dunia mereka.
Sementara itu Kasie Cagar Budaya dan Museum Disdikbud Metro menjelaskan bahwa RIS kini tidak hanya berfungsi sebagai sarana edukasi sejarahj tapi juga ruang publik dari berbagai kalangan.
"Beberapa waktu kunjungan anak-anak sekolah baik dari Metro maupun luar Metro serta anak-anak disabilitas menggelar kegiatan di RIS,"jelasnya kepada tim penilai.
Heri juga menjelaskan bahwa RIS Metro kini juga tumbuh menjadi ruang partisipasi dari berbagai kalangan untuk menghadirkan ruang publik yang aktif serta ramah anak. Tim penilai KLA juga ikut berkeliling meninjau sarana dan prasarana yang ada di RIS sekaligus meminta penjelasan kepada para juru pelihara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Cara Aktivasi Token QLola by BRI untuk Transaksi Bisnis Aman
-
Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
-
Keluarga Almarhum Haji Abdul Halim Ali Kembalikan Rp127 Miliar ke Negara, Dicicil 12 Bulan
-
Mapolsek Beji Memanas! Warga Gununggangsir Tuntut Nyawa Widi Dibayar Keadilan
-
20 Ide Lomba 17 Agustus Seru buat Ibu-Ibu, Bikin Perayaan HUT ke-81 RI Makin Meriah
-
Perusahaan Penimbun Sampah Liar di Kramat Jati Wajib Ganti Rugi
-
J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya
-
Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU
-
Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan
-
5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race