Metro, Suara.com- Dukungan untuk pengembangan Rumah Informasi Sejarah (RIS) Metro terus berdatangan.Kali ini Komisaris PT Bumi Sawindo Permai Erry Ayudiansyah ikut berpartisipasi.
Erry mengatakan ruang publik di Rumah Informasi Sejarah adalah gagasan yang bagus yang dapat mempertemukan warga dari berbagai kalangan. Gagasan untuk menghadirkan tempat olahraga di ruang publik menurutnya adalah hal yang dapat melengkapi kehadiran berbagai sarana yang telah ada
"Saya diajak berpartisipasi dan tentu saja saya dengan senang akan mendukung, silahkan dipesan ring basketnya agar olahraga bisa berkembang berdampingan bersama sejarah, budaya dan kegiatan lainnya,"ujarnya, Minggu (3/7/2022).
Sementara itu Iwan dari Rumah Informasi Sejarah mengatakan saat ini partisipasi publik dari berbagai kalangan terus tumbuh untuk menghadirkan ruang publik yang aktif di Kota Metro.
"Selain dari masyarakat dan organisasi-organisasi profesi partisipasi juga datang dari BUMN dan Swasta seperti dari BNI, Coca Cola, Bank Lampung, dan masih banyak lagi,"jelasnya.
Menurut Iwan kedepan RIS akan bertransformasi menjadi ruang publik yang didalamnya menggabungkan unsur edukasi, rekreasi dan kegiatan ekonomi.
"Layanan UMKM, Perbankan, perizinan, kedai kopi, barber , layanan ojek lokal serta berbagai pelatihan dan pentas digelar dalam rangka menghadirkan ruang publik yang aktif,"tambahnya.
Sebagai informasi Bumi Sawindo Permai sendiri merupakan anak perusahaan dari PT Bukit Asam yang bergerak di bidang agrobisnis
Baca Juga: Virginia Apresiasi Keterlibatan Stakeholders dalam Lomba Menembak Hari Bhakti Adhyaksa Ke-62
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026