Metro, Suara.com- Pemkot Metro terus mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk mendaftarkan produknya ke e-katalog lokal. Hal tersebut disampaikan Kabag Pengadaan Barang/Jasa dan Pembangunan (PBJ) Setdakot Metro Sri Mulyani dalam sosialisasi e-katalog lokal bersama para pelaku UMKM di Metro,di Rumah Informasi Sejarah Metro, Jum'at (19/8/2022).
Dikatakannya, upaya mendorong pelaku UMKM untuk mendaftar sebagai penyedia di e-katalog merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) 2/2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk UMKM dan Koperasi. Sehingga, organisasi perangkat daerah (OPD) yang melakukan melakukan pengadaan barang/jasa diminta untuk mengakses e-katalog.
Menurutnya dengan terdaftarnya pelaku UMKM Kota Metro sebagai penyedia di e-katalog juga membuka peluang pangsa pasar yang lebih luas. Karena pembelian secara elektronik tersebut bisa diakses dari pemerintah daerah lainnya.
”Penyedia dan pembeli juga langsung transaksi di aplikasi e-katalog, sehingga tidak melalui pihak lain,” jelasnya.
Pihaknya juga bersedia membantu para pelaku UMKM di Kota Metro agar segera masuk kedalam e-katalog lokal.
"Kami menyediakan layanan klinik konsultasi dan juga bersedia diundang ke lapangan dalam rangka meningkatkan jumlah pelaku usaha yang terdaftar di e-katalog,"ungkapnya.
Pada kegiatan tersebut juga hadir Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang memberikan pelayanan pendampingan pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada para pelaku UMKM.
Kepala DPMPTSP Kota Metro Denny Sanjaya mengatakan kolaborasi semacam ini diperlukan untuk mendorong kemajuan para pelaku UMKM di Kota Metro.
"Kami dari sisi kemudahan perizinan dan PBJ membantu masuk dalam e-katalog lokal,"ungkapnya.
Baca Juga: Dorong Transformasi Digital, Kemenag Sinergi dengan ANRI Sosialisasikan Penerapan SRIKANDI
Deny juga bersyukur kini semakin banyak pelaku usaha di Kota Metro yang telah memiliki NIB.
"Lewat Program Silaturahmi yang kami laksanakan ke berbagai kecamantan kini lebih dari 1000 pelaku usaha telah memiliki NIB,"pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026
-
Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan
-
BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia
-
Ironi Para Penjilat Kekuasaan: Saat Gelar Akademis Kalah oleh Mental ABS
-
Isu Reshuffle Usai HUT RI, Muzani: Saya Belum Dengar, Itu Hak Prerogatif Prabowo
-
10 Tiang Listrik Roboh Beruntun di Pantura Gresik, Satu Orang Jadi Korban
-
Paket Ringan Kian Mendominasi Belanja Online, Konsumen Kini Makin Selektif Memilih Layanan Kirim
-
Wamenkop: Prabowo Sedang Kembalikan Koperasi Jadi Lokomotif Ekonomi Bangsa
-
Layanan Info Lalin Terganggu, Akun X TMC Polda Metro Jaya Diretas Pihak Tak Dikenal
-
Prabowo Klaim Pendapatan Danantara Naik 400 Persen, Sebut Harus Diaudit