Metro, Suara.com- Kementerian Ketenagakerjaan melakukan kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah, asosiasi profesi serta mitra industri guna meningkatkan kompetensi daya saing dan penciptaan kesempatan kerja. Hal tersebut dilakukan untuk mendukung penyerapan angkatan kerja di pasar kerja serta mengurangi angka pengangguran.
Salah satu kolaborasi yang dilakukan berupa Penandatanganan Serah Terima Lahan dan Bangunan dalam rangka Transformasi BLK serta Penandatanganan Nota Kesepakatan Peningkatan Kompetensi dengan Pemerintah Daerah dan Mitra Industri,di Ruang Tridharma Kemnaker, pada Jumat (26/8/2022).
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengatakan, peningkatan kompetensi dan daya saing SDM bukan hanya tugas yang harus diemban oleh pemerintah pusat semata.
"Kami tidak bisa mengemban tugas yang berat ini tanpa adanya dukungan dan kerja sama dari pemerintah daerah, asosiasi profesi, dan mitra industri," ucapnya.
Menurutnya kolaborasi dan kerja sama itu dapat berbentuk pengembangan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), maupun sinergi program pelatihan vokasi dan produktivitas, serta perluasan kesempatan kerja.
"Kami berharap dari kolaborasi ini, BPVP dapat menjadi instrumen penting sebagai ‘pabrik’ SDM yang kompeten dan berdaya saing dan menjadi inkubator bisnis penciptaan perluasan kesempatan kerja," ujarnya.
Ida juga mengajak ada keterlibatan aktif dari pelaku UKM di daerah agar ikut berperan dalam program pelatihan jejaring perluasan kesempatan kerja untuk mendukung penyerapan angkatan kerja di pasar kerja.
Pada kesempatan ini Menaker juga mengapresiasi Bupati Jeneponto dan Wakil Bupati Selayar atas komitmennya dalam menjalin kerja sama meningkatkan kompetensi dan daya saing untuk mengurangi angka pengangguran di Jeneponto dan Selayar.
Adapun Pemda yang melakukan serah terima lahan, peralatan, mesin, gedung, bangunan, jalan, irigasi dan jaringan kepada Kemnaker untuk dikembangkan menjadi UPTP BPVP dan Balai Perluasan Kesempatan Kerja sebagai adalah Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.
Selain itu juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepemahaman Bersama antara Kemnaker dengan Dewan Pertukangan Nasional Perkasa, dan Nota Kesepahaman Bersama antara Kemnaker dengan PT Wanatiara Persada, dalam meningkatkan kompetensi di bidang pertukangan dan juga bidang pertambangan serta pemurnian bijih nikel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian