Metro.Suara.com - Seorang wanita warga Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pembuangan bayi. Tersangka RV (21) ternyata adalah ibu kandung dari sang bayi.
Dari hasil pemeriksaan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPS) Satreskrim Polres Pringsewu, tersangka mengaku anak dari hasil hubungan gelapnya dengan pacar itu diketahui pihak keluarga.
Kasus itu awalnya diketahui dari penemuan jasad bayi di sebuah bekas kolam yang dijadikan tempat pembuangan sampah, di Desa Parerejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, pada Senin (10/10/2022) lalu.
Kondisi bayi ditemukan mengenaskan dengan tubuh nyaris membusuk dan kepala sudah tak berbentuk. Polisi segera melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad bayi ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk diautopsi
Pengungkapan tersangka kasus itu bermuka saat polisi mencurigai gerak gerik salah seorang wanita di desa itu, yang wajahnya terlihat sangat pucat seperti habis melahirkan.
Menurut Kasatreskrim Polres Pringsewu Iptu Feabo Adigo Mayora Pranata, tersangka awalnya mengelak saat ditanya, namun akhirnya mengaku bahwa bayi itu adalah anaknya.
“Tersangka mengaku nekat membuang bayi hasil hubungan gelap dengan pacarnya itu, lantaran malu dan takut ketahuan hamil di luar nikah. Bayinya dilahirkan melalui aborsi di sebuah penginapan di Bandar Lampung,” papar Feabo.
Kepada polisi tersangka juga mengaku sudah mencoba beberapa kali menggugurkan kandungannya sejak tahu dirinya hamil pada Juni 2022.
Menurut tersangk, bayinya itu berjenis kelamin wanita dan sejak dilahirkan sudah tidak bergerak dan menangis sehingga ia menduga sang bayi sudah meninggal dunia.
Baca Juga: Bertemu Presiden Kenya, Puan Kenang KAA dan Hubungan Indonesia-Kenya
“Bayinya itu lalu dimandikan lalu dibungkus baju tersangka dan dimasukkan koper lalu dibawa pulang ke rumah orang tuanya di Pekon Parerejo dengan menumpang ojek online,” terus Feabo.
Bayi itu lalu dikuburkan dikolam bekas milik kakeknya saat orangtuanya pergi membantu tetangga hajatan.
“Namun karena dikubur tidak terlalu dalam dan beberapa kali hujan, tanah menjadi lunak sehingga bayi menyembul dan mengambang yang kemudian ditemukan warga,” pungkas Feabo. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
-
Bocoran Terbaru! Oppo Find X9 Ultra dan X9s Pro, Dilengkapi Layar 2K+, Kamera 200MP, Baterai Jumbo
-
Segelas Kopi Rp30 Ribu dan Ketakutan Akan Hari Esok yang Kian Mahal
-
Erika Carlina Sewa Pawang Hujan di Acara Tedak Siten Putranya: Yang Penting Lancar
-
Gerbang Lahor Memanas: PJT I Pastikan Pelajar dan Pedagang Gratis, Pengamanan Objek Vital Diperketat
-
Update Harga Honda Scoopy April 2026 Semua Varian, Ketahui Bedanya Sebelum Beli
-
Mending On Cloud atau Asics Buat Lari? Ini 5 Rekomendasi Sepatu Terbaiknya
-
5G Jadi Kunci Percepatan Adopsi AI di Indonesia, Diprediksi Dominasi Data Seluler 2030
-
Ini Motif Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi
-
Melihat Karya Ikonik Mendiang Hengki Kawilarang, Desainer Langganan Syahrini hingga Krisdayanti