Metro, Suara.com- Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bekerja sama dengan Komisi VIII DPR RI. menggelar Workshop Sistem Informasi Halal (SiHALAL) bagi 100 pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK), di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (16/10/2022).
Koordinator Organisasi Kepegawain dan Hukum BPJPH Abjan Halek menjelaskan bahwa workshop ini dilakukan sebagai salah satu cara mengakselerasi capaian produk bersertifikat halal melalui program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) di NTB.
Abjan berharap, melalui program SEHATI, NTB yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata halal dunia dapat bergerak sebagai pusat industri halal. Karenanya ia mendorong pelaku usaha NTB untuk mendaftar program SEHATI.
Senada dengan Abjan, Anggota Komisi VIII DPR RI Nanang Samodra menyampaikan bahwa provinsi NTB harus jadi provinsi nomor wahid di Indonesia dalam industri halal.
“ Kita bersama pemerintah (re:BPJPH) mendukung program mensertifikasi halal sebanyak-banyaknya," tutur Nanang.
Pada tahun ini ada 349.834 program Sertifikasi Halal Gratis yang digelontorkan kepada masyarakat oleh BPJPH. Sebanyak 25 ribu kuota telah terpenuhi pada Juni 2022. Sisanya, masih ada 324.834 kuota.
"Bagi NTB ini harus kita sambut agar kita jadi yang teratas di Indonesia produk halal-nya,” ajak Nanang.
Nanang juga mengapresiasi langkah strategis Kementerian Agama dalam mengakselerasi sertifikasi halal. Sejak 2019, Kementerian Agama telah menerbitkan sertifikat halal untuk lebih dari 725.000 produk.
Pada workshop kali ini juga, para pelaku UMK yang tergabung dalam UMK Inkubasi Universitas Al-Azhar unjuk gigi produk-produk andalannya yang telah bersertifikat halal. Mereka berharap agar tren positif ini membawa dampak baik terhadap industri UMK di NTB.
Baca Juga: Sosialisasikan SiHalal dan SEHATI, BPJPH Buka Stan Konsultasi di Muslim Life Fest 2022
“ Kami berusaha semaksimal mungkin membantu UMK untuk bertumbuh, karena kami punya alat-alat untuk membantu mereka berkembang seperti alat packaging, grinding, dan ini juga kita dorong mereka untuk bersertifikat halal, “ terang Narita selaku Pembina Inkubasi UMK Universitas Al-Azhar.
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026, Eks Real Madrid: Haram Main Bola Panjang
-
Kronologi Bojan Hodak Sudah Tidak Lagi Menjadi Pelatih Persib Bandung
-
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu Menu MBG, Awasi Kesegaran Hingga Variasi Menu Makanan
-
SMBR Tebar Berkah Idul Adha, 17 Sapi Kurban Disalurkan untuk Warga Ring 1
-
Siap Lari di Mandiri Jogja Marathon 2026? Marriott Yogyakarta Hadirkan Paket Race & Rest Bagi Pelari
-
Idul Adha 2026, Habib Usman bin Yahya Siapkan 26 Sapi Kurban Berbobot Jumbo
-
Di Balik Viral Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati, Ada Psikiater yang Ikut Mengawal Cerita
-
Bos Yamaha Sebut Bursa Transfer MotoGP Semakin Tidak Masuk Akal Setelah Quartararo ke Honda
-
6 Ide Menu Olahan Daging Kambing dan Sapi Kurban Selain Sate
-
4 HP 2 Layar Lipat Tercanggih 2026, Kamera 200MP dengan Performa Flagship!