Metro, Suara.com- Batik telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi milik Indonesia. Hal ini merupakan pengakuan terhadap batik merupakan sebuah penghormatan terhadap mata budaya Indonesia sebagai warisan leluhur.
Teguh Satya Bhakti dari Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) mengatakan bahawa IKAHI sebagai wadah perkumpulan Hakim di Indonesia bermaksud mengambil peranan untuk ikut serta bersama dengan seluruh masyarakat Indonesia dalam melestarikan budaya yang luhur untuk meningkatkan martabat bangsa Indonesia dan citra positif baik di forum nasional maupun internasional.
"Penggunaan pakaian batik yang sebelumnya telah dipergunakan dalam kegiatan sehari-hari tidak lain juga dimaksudkan untuk menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan seluruh Anggota IKAHI terhadap kebudayaan Indonesia yaitu Batik," jelasnya.
Penggunaan seragam batik tersebut juga menurut Teguh diharapkan akan memperkuat semangat kebersamaan dalam memperjuangkan visi dan misi organisasi.
"Batik tersebut akan menjadi ciri khas organisasi IKAHI serta dapat dipergunakan oleh seluruh Hakim di Indonesia yang bernaung di bawah organisasi IKAHI,"ungkapnya.
Guna mewujudkannya IKAHI sendiri telah menggelar Lomba Desain Batik menjelang Munas ke-20 IKAHI.
"Berdasarkan data yang masuk ke Panitia, tercatat sebanyak 64 peserta yang telah mengirimkan karya-karya desain terbaiknya yang berasal dari berbagai daerah di nusantara. Dari 64 karya tersevbut sebanyak 58 peserta dinyatakan memenuhi syarat mengikuti lomba dan 6 (enam) peserta dinyatakan tidak memenuhi syarat mengikuti lomba,"jelasnya.
Lebih lanjut Teguh menjelaskan bahwa terkait lomba desain batik ini sensiri, IKAHI juga telah menunjuk tiga orang orang tim juri yang terdiri dari 2 orang dari internal yakni Sekretaris Umum PP IKAHI Dr. Ridwan Mansyur, Ketua Komisi III PP IKAHI, Dr. Andriani Nurdin dan dari kalangan profesional Wulan Utoyo, founder dan designer Batik Bulan, sebagai tim juri,"ujarnya.
Pemenang lomba akan diumumkan pada saat acara Pembukaan Munas IKAHI XX di Bandung pada tanggal 15 November 2022 dengan penetapan 3 (tiga) desain batik terbaik menurut penilaian Dewan Juri. Penjurian dilakukan oleh tim yang terdiri dari pimpinan MA dan profesional/pelaku industri batik nusantara.
Baca Juga: Ketum PP IKAHI Buka Rapat Kerja IKAHI Cabang Khusus MA
"Pada Musyawarah Nasional (Munas) IKAHI – XX yang nanti di selenggarakan di Bandung, pada tanggal 15 s.d 17 November 2022, akan di launching desain batik IKAHI yang akan dijadikan sebagai motif seragam resmi anggota IKAHI di seluruh Indonesia,"pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak
-
Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!
-
Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap
-
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar
-
Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan
-
Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama
-
Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi
-
Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor
-
Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air
-
Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?