/
Sabtu, 28 Januari 2023 | 20:41 WIB
ilustrasi alam semesta (pixabay.com) ((pixabay.com))
Alam semesta masih menjadi misteri bagi para ilmuwan. Namun para ilmuwan sepakat bila alam semesta tidaklah berujung.
Para ilmuwan menganalogikan bila alam semesta seperti sebuah permukaan balon.
Jika seekor semut berjalan di permukaan balon, mereka dapat berjalan ke segala arah dan akan terlihat seperti permukaan yang tidak terbatas. 
Artinya, semut bisa kembali ke tempat mereka memulai, tetapi perjalanan itu tidak akan berakhir.
Jadi, meskipun permukaan balon adalah jumlah unit persegi yang terbatas, tetap saja tidak ada ujungnya dan menjadi tidak ada batas. Selain itu, tidak ada pusat titik pilihan pada permukaan balon.
Dikutip dari Live Science, Sabtu (28/1/2023), para ilmuwan juga berpendapat bahwa alam semesta mengembang, dengan kecepatan yang terus meningkat.
Dengan analogi yang sama, para ilmuwan berpendapat, jika seseorang menambahkan lebih banyak udara ke balon, semut akan mengamati benda lain di permukaan balon semakin jauh.
Kemudian semakin jauh jarak antara semut dan suatu benda, semakin cepat pula benda itu menjauh. 
Tetapi di mana pun semut bergerak, kecepatan benda-benda tersebut juga akan menjauh mengikuti hubungan yang sama.
Jika semut menemukan persamaan yang menggambarkan seberapa cepat suatu benda menjauh, cara kerjanya akan sama dimanapun.

Load More