ilustrasi alam semesta (pixabay.com) ((pixabay.com))
Alam semesta masih menjadi misteri bagi para ilmuwan. Namun para ilmuwan sepakat bila alam semesta tidaklah berujung.
Para ilmuwan menganalogikan bila alam semesta seperti sebuah permukaan balon.
Jika seekor semut berjalan di permukaan balon, mereka dapat berjalan ke segala arah dan akan terlihat seperti permukaan yang tidak terbatas.
Artinya, semut bisa kembali ke tempat mereka memulai, tetapi perjalanan itu tidak akan berakhir.
Jadi, meskipun permukaan balon adalah jumlah unit persegi yang terbatas, tetap saja tidak ada ujungnya dan menjadi tidak ada batas. Selain itu, tidak ada pusat titik pilihan pada permukaan balon.
Dikutip dari Live Science, Sabtu (28/1/2023), para ilmuwan juga berpendapat bahwa alam semesta mengembang, dengan kecepatan yang terus meningkat.
Dengan analogi yang sama, para ilmuwan berpendapat, jika seseorang menambahkan lebih banyak udara ke balon, semut akan mengamati benda lain di permukaan balon semakin jauh.
Kemudian semakin jauh jarak antara semut dan suatu benda, semakin cepat pula benda itu menjauh.
Tetapi di mana pun semut bergerak, kecepatan benda-benda tersebut juga akan menjauh mengikuti hubungan yang sama.
Jika semut menemukan persamaan yang menggambarkan seberapa cepat suatu benda menjauh, cara kerjanya akan sama dimanapun.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati