/
Jum'at, 10 Februari 2023 | 14:51 WIB
Gita Savitri Devi. (Instagram.com/gitasav)

YouTuber Gita Savitri Devi tengah viral karena menganut Childfree alias memilih tidak mau mempunyai anak meski sudah menikah. 

Namun sebenarnya bagaimana pandangan Childfree dalam Islam?  

Kontroversi Gitasav ini dimulai saat dirinya menyebut childfree adalah faktor yang menyebabkannya awet muda.

Hal ini bermula dari sebuah komentar warganet yang membandingkan dirinya dengan Gitasav, di mana umur Gita lebih tua darinya.

"Aku yang umur 24 kalah sama Ka Git padahal udah 30. Awet muda banget si," tulis warganet tersebut.

"Not having kids is indeed natural anti aging. You can sleep for 8 hours every day, no stress hearing kids screaming. And when you finally got wrinkles, you have the money to pay for botox," begitu jawaban Gitasav, dikutip dari akun Twitter Dianne selaku pengunggah screenshot komentar itu, Selasa (7/2/2023).

"Tidak punya anak adalah memang anti penuaan alami. Kamu bisa tidur selama 8 jam setiap hari, tanpa stres mendengar anak-anak berteriak. Dan kapan kamu akhirnya mendapatkan kerutan, kamu memilikinya uang untuk membayar botox," itu komentarnya jika diterjemahkan.

Sebenarnya bagaimana kedudukan anak dalam Islam? Berikut penjelasan menurut situs NU, dikutip dari Suara.com, Jumat (10/2/2023). 

Anak sebagai penyenang hati

Baca Juga: Seohyun SNSD Dapat Tawaran Peran di Film Sci-Fi Baru 'Finding the King'

Menurut Al-Qur'an surat Al-Furqan ayat 74, anak beserta istri adalah penyemangat hati untuk para suami. 

"Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa."

Anak sebagai perhiasan

Kondisi ini yaitu saat anak harus dijaga, diperhatikan dan disayang selaiknya perhiasan dan harta yang dimiliki kedua orangtuanya. Sebagaimana dijelaskan dalam al-qur'an surat Al-Kahfi ayat 46, sebagai berikut:

"Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan. "

Anak sebagai ujian

Load More